SuaraBekaci.id - Ustaz Haikal Hassan membandingkan sejumlah kerumunan. Dia membandingkan itu dengan kasus kerumunan yang diproses hukum.
Ustaz Haikal Hassan menyebut sejumlah kerumunan. Yakni, kerumunan karena cinta, karena waterboom, pilkada hingga kerumunan pada acara ulang tahun.
"Suasana nya sama: Kerumunan. Ada yang karena cinta, ada yang karena Waterboom, ada yang karena Pilkada, ada yg karena joget-jogetan, ada yang karena Ulangtahun," demikian cuitan Ustaz Haikal Hassan melalui akun twitternya @haikal_hassan yang diunggah pada Minggu (4/4/2021) malam.
Dia mengatakan bahwa semua erumunan tersebut boleh. Namun, hanya satu penyebab kerumunan yang harus diproses dan terancam penjara bertahun-tahun.
"Semua boleh. Hanya karena cinta yang diproses dan terancam penjara bertahun-tahun...," tulisnya pada cuitan yang sama.
Berita Terkait
-
Kerumunan Terakhir: Mengapa Novel Okky Madasari Ini Ramalan Paling Akurat Tentang Media Sosial Kita?
-
Ulasan Novel Kerumunan Terakhir, Pudarnya Batas Realitas Kehidupan
-
Kerumunan Terakhir: Ketika Harga Diri Runtuh di Hadapan Penghakiman Netizen
-
Puncak Darajat Highland, Wisata Affordable dengan View Alam Cantik di Garut
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi