SuaraBekaci.id - Ustaz Haikal Hassan membandingkan sejumlah kerumunan. Dia membandingkan itu dengan kasus kerumunan yang diproses hukum.
Ustaz Haikal Hassan menyebut sejumlah kerumunan. Yakni, kerumunan karena cinta, karena waterboom, pilkada hingga kerumunan pada acara ulang tahun.
"Suasana nya sama: Kerumunan. Ada yang karena cinta, ada yang karena Waterboom, ada yang karena Pilkada, ada yg karena joget-jogetan, ada yang karena Ulangtahun," demikian cuitan Ustaz Haikal Hassan melalui akun twitternya @haikal_hassan yang diunggah pada Minggu (4/4/2021) malam.
Dia mengatakan bahwa semua erumunan tersebut boleh. Namun, hanya satu penyebab kerumunan yang harus diproses dan terancam penjara bertahun-tahun.
"Semua boleh. Hanya karena cinta yang diproses dan terancam penjara bertahun-tahun...," tulisnya pada cuitan yang sama.
Berita Terkait
-
Ulasan Novel Kerumunan Terakhir, Pudarnya Batas Realitas Kehidupan
-
Kerumunan Terakhir: Ketika Harga Diri Runtuh di Hadapan Penghakiman Netizen
-
Puncak Darajat Highland, Wisata Affordable dengan View Alam Cantik di Garut
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
New Zealand Van Java Juga Punya Waterboom! Ini 4 Kolam Renang di Boyolali yang Wajib Dikunjungi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Vape Jadi Sarana Peredaran Narkoba, Bagaimana Sikap PBNU?
-
Tumpukan Sampah di TPS 3R Pulogebang Meluber, Warga Resahkan Penyakit
-
OJK Cabut Izin Satu Bank di Sumatra Barat, Bagaimana Uang Nasabah?
-
Perajin Tahu-Tempe Bekasi Perkecil Ukuran Produk, Pekerja Dirumahkan
-
Bersih-Bersih Kantor Pemkab Bekasi: Pedagang Dilarang Masuk, Tamu Wajib Dijemput