SuaraBekaci.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI Raja Juli Antoni berkomentar soal surat wasiat pelaku penyerangan Mabes Polri, Zakiah Aini (25).
Surat wasiat tersebut juga turut dibagikan Raja Juli Antoni melalui akun twtitternya @AntoniRAja.
Melalui cuitannya, Raja Juli Antoni menyatakan bahwa yang saat ini dibutuhkan adalah anak muda yang bernai hidup.
"Sungguh, kita sangat membutuhkan anak muda yang BERANI HIDUP. Bukan anak muda yang BERANI MATI," kata Raja Juli Antoni melalui akun twitternya @AntoniRaja, Kamis (1/4/2021).
Raja Juli Antoni juga menyatakan bahwa dia berharap agar Zakiah Aini menjadi korban cuci otak terakhir.
"Biarlah Zakiah Aini menjadi korban cuci otak BERANI MATI tak BERANI HIDUP terakhir di Indonesia," ujarnya.
Sebelumnya, Mabes Polri diserang pada Rabu (31/3/2021). Pelaku penyerangan tersebut, Zakiah Aini teridentifikasi sebagai Lone Wolf ISIS.
Berita Terkait
-
Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya
-
Targetkan 9 Kursi di Banten, Sekjen PSI: Kursi Partai Lain Boleh Disunat, Gerindra Jangan
-
Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional
-
Aktivis Internasional Apresiasi Prabowo Jadi Presiden Paling Peduli Konservasi Gajah
-
Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatra dan Borneo
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Terjerat Narkoba, Begini Nasib ASN di Kabupaten Bekasi
-
Penampakan Sajam Milik Remaja yang Hendak Tawuran di Bekasi
-
Bawa Celurit dan Stik Golf, Rencana Tawuran Pemuda di Bekasi Berakhir di Tangan Brimob
-
Tragedi Maut Arak-arakan Sisingaan di Bekasi: 3 Kru Meninggal Tersengat Listrik
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan WNA Korea di Bekasi: Disewa Rp139 Juta