SuaraBekaci.id - Mabes Polri diserang teroris pada Rabu (31/3/2021). Aksi tersebut dilakukan beberapa hari pascaaksi bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021).
Pengamat Terorisme Ridlwan Habib mengatakan, bahwa aksi teroris yang tengah terjadi saat ini memiliki kecenderungan bakal beruntun.
"Karena kita meyakini bahwa model-model serangan teroris seperti ini biasanya mereka beruntun ya. Kita ingat bom Gereja Surabaya 2018, mereka mengebom gereja hari Minggu yang kemudian menyerang Polrestabes Surabaya hari Senin. Ini juga mirip-mirip. Makassar terjadi pada hari Minggu dan ini hari Rabu melakukan serangan di Mabes Polri, langsung ke jantung Polri," katanya dikutip Suara.com dari Breaking News Kompas TV.
Dia mengatakan hal itu usai menyebut bahwa peristiwa teror harus diantisipasi seluruh institusi termasuk Institusi Presiden.
"Saya kira ini alarm merah. Jadi saya kira ini menjadi kewaspadaan yang sangat merah, alarm merah bagi semua institusi termasuk dalam hal ini istana presiden, saya kira juga harus diantisipasi," katanya.
Selain itu dia juga menilai bahwa aparat keamanan sampai tingkat kepolisian sektor (Polsek) harus siaga penuh.
"Ini saya kira menjadi alarm warning yang serius bagi semua aparat keamanan di seluruh Indonesia termasuk di kantor polisi kecil ya, termasuk polsek saya kira juga harus me-warning anggotanya yang di lapangan saya kira harus siaga penuh," katanya.
Berita Terkait
-
Berseragam Serba Hitam, SPPG Kepung Mabes Polri Desak Usut Teror Ketua BEM UGM hingga Tolak MBG
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Ratusan Mahasiswa UI dan UPNVJ Mulai Datang! 'Polisi Pembunuh' Menggema di Depan Mabes Polri
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?