SuaraBekaci.id - Korban bom Gereja Katedral Makassar dilarikan ke tiga rumah sakit di wilayah setempat. Korban Gereja Katedral Makassar terdiri dari sekuriti dan jemaat.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, terdapat sebanyak 14 korban dalam perisitwa bom Gereja Katedral Makassar.
Dia menjelaskan, tiga korban dievakuasi ke Rumah Sakit Stella Maris Makassar, Rumah Sakit Akademis dan Rumah Sakit Pelamonia Makassar.
Korban yang dievakuasi ke tiga rumah sakit tersebut mengalami luka-luka di sejumlah bagian tubuh dari serpihak ledakan yang terjadi di Gereja Katedral Makassar.
"Ada korban dari pihak sekuriti gereja dan kemudian dari pihak jemaah ya. Saat ini ada tiga orang itu di Rumah Stela Maris di Makassar dan rata-rata adalah luka bagian leher, dada, muka, tangan dan kaki. Kemudian, yang sekuriti ini juga ada bagian perut dan kepala," kata Argo dalam konferensi pers yang ditayangkan akun instagram @divisihumaspolri.
Selanjutnya, kata dia, terdapat tujuh korban atas peristiwa tersebut juga dilarikan ke RS Akademis Makassar untuk mendapatkan penanganan medis.
"7 orang di RS Akademis luka kena serpihan-serpihan. Luka di kaki, luka di betis kemudian juga ada di paha yang ini sedang kita lakukan pengobatan," ujarnya.
Kemudian, terdapat 4 orang di Rumah Sakit Pelamonia Makassar yang terdampak perisitwa tersebut.
"Ini juga akibat serpihan juga ada mengenai pada paha betis dan juga ada pada mata kaki, dan juga ada pada bagian muka beberapa serpihan itu," ujarnya.
Baca Juga: Bom Bunuh Diri, Jubir Wapres: Jangan Terprovokasi dan Berspekulasi
Sehingga, kata Argo, terdapat sebanyak 14 korban yang tengah dalam perawatan dan penanganan medis.
"Jadi 14 ya korban yang sekarang dalam perawatan yang sedang ditangani oleh dokter dan mudah-mudahan segera bisa kembali untuk yang sakit-sakit ringan," katanya.
Argo menyatakan, pihaknya juga menemukan potongan tubuh dan kendaraan yang sudah hancur di lokasi ledakan bom di Gereja Katedral Makassar.
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Hati-hati Terjebak Macet! Puncak Arus Balik Libur Maulid Nabi di Jakarta Terjadi Hari Ini
-
Setelah Hampir 10 Tahun Merantau, Yuni Lestari Akhirnya Dipertemukan dengan Ibunya oleh BRI
-
BRI Perkuat Koneksi Finansial Indonesia-Taiwan melalui BRImo Taiwan
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026