SuaraBekaci.id - Ustadz Gondrong yang viral karena melakukan aksi pengandaan uang mengobati pasiennya dengan menggunakan obat herbal yang dibeli dari toko Cina. Demikian hal tersebut diungkapkan Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan.
Kombes Hendra Gunawan menerangkan, kepada polisi pria yang memiliki nama asli Herman itu mengaku membeli obat tersebut seharga Rp20 ribu dari sebuah toko. Ustadz Gondrong tipu pasien dengan memberikan obat herbal itu.
Obat herbal itu diberikan Ustadz Gondrong kepada pasien yang datang ke tempat praktiknya di wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
"Dia mengobati asal-asalan aja, dengan membeli obat herbal seharga Rp 20 ribu di toko cina," kata Hendra saat dihubungi, Sabtu (27/3/2021).
Dia menyatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penipuan yang dilakukan Ustadz Gondrong.
Laporan tersebut tidak berkaitan dengan aksi penggandaan uang. Tetapi, laporan itu tentang praktik pengobatan serta aktivitas paranormal yang dilakukan Ustadz Gondrong.
"Korbannya masih lima ya, kita masih menunggu pelapor lainnya," ujarnya.
Pria yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus perlindungan anak ini kini terancam dijerat Pasal 378 tentang penipuan.
Baca Juga: Terkuak! Ustadz Gondrong Viral di Bekasi Obati Pasiennya Asal-Asalan
Berita Terkait
-
Kali Bekasi Kembali Menghitam dan Berbusa
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadir di Grand Wisata, Intip Promo Rumah dan Kendaraan Impian
-
Bukan Sitaan Kasus BGN! Motor Trail Terbengkalai di Lahan Kosong Bekasi Ternyata Proyek Kemhan
-
KDM Lantik Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi Definitif Hari Ini
-
Liga Wanita Indonesia Kembali Bergulir, Enam Klub Siap Bersaing
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia