SuaraBekaci.id - Warga Bekasi dibikin heboh dengan semburan gas yang mengeluarkan api saat sedang mengebor untuk mebuat sumur air. Warga yang dihebohkan merupakan warga di Kampung Pal Jaya, RT 02/33, Desa Segara Jaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.
Warga di kampung tersebut heboh ketika Pengebor Sumur Air Bersih Egi mengatakan bahwa telah muncul semburan gas hingga mengeluarkan api dari dalam tanah di tempatnya membuat sumur air di Kampung Paljaya.
"Awalnya kita lagi ngebor air, terus keluar gas bahkan sampai ada api. Di situ kita kaget semuanya," katanya, Selasa (23/3/2021).
Dia mengatakan, gas alam itu keluar ketika dirinya mengebor pada kedalaman 20 meter pada Senin (22/3/2021) sore.
Egi menceritakan, dia melihat ada yang aneh di bagian pipa saat sedang melakukan pengeboran.
Pipa tersebut terlihat seperti mengeluarkan gas. Dia pun langsung menyulutnya dengan korek api. Seketika, api pun langsung menyala.
Egi bersama warga setempat melaporkannya kepada petugas PT Pertamina.
"Gas yang sudah menyala menjadi api itu tidak mati meski dihembus angin kencang. Hingga kini belum mati juga. Untuk mengantisipasi kerusakan material, pemerintah desa setempat sudah memasang garis pembatas," ujarnya.
Babinsa Desa Segara Jaya Peltu Ajasmad mengatakan, pihaknya telah menutup lokasi tersebut untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan di sekitar lokasi itu.
Baca Juga: Ustadz Gondrong Jadi Tersangka Gegara Menikah saat Istri Masih Anak-anak
"Kita tutup dulu untuk sementara waktu dengan semen dan pasir, kita lubangi dengan diameter dan kedalaman satu meter," ujarnya.
Dia mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Tarumajaya terkait dengan peristiwa tersebut.(Antara)
Berita Terkait
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan