SuaraBekaci.id - Sebanyak 129 anggota Polres Metro Bekasi Kota menjalani tes urine di halaman Mapolres Metro Bekasi Kota, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (24/2/2021). Tes urine dilakukan sebagai upaya mengantisipasi penyalahgunaan narkoba.
Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, tes urine tersebut dilakukan oleh bagian Dokkes Polres Metro Bekasi Kota dan Sie Propam.
Kompol Erna Ruswing Andari menerangkan, tes urine menjadi salah satu upaya mencegah tindakan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polres Metro Bekasi Kota.
Selain itu, kata dia, juga untuk mengantisipasi peristiwa yang terjadi di Polsek Astanyaanyar yang viral di media dan sudah menjadi atensi dari pimpinan Propam Mabes Polri.
"Tujuannya pengecekan dan screening awal kepada anggota Polres Metro Bekasi Kota guna mencegah penyalahgunaan narkoba yang dimungkinkan dilakukan oleh anggota," kata Kompol Erna Ruswing Andari melalui keterangan tertulisnya.
Dia menjelaskan, ratusan anggota yang mengikuti tes urine terdiri dari anggota Sat Sabhara, Sat Intelkam, Sat Lantas, Sat Narkoba, Sat Reskrim, Sat Binmas, Bag Sumda, Bag OpsBag Ren, Sitipol, Siuman, Siwas dan SPKT Polres Metro Bekasi Kota.
"Tes urine kepada anggota Polres Metro Bekasi Kota sebanyak 129 personel dengan hasil saat ini sedang diperiksa semuanya oleh Dokkes Polres Metro Bekasi Kota dan hasilnya semua anggota negatif. Kegiatan tes urine kepada anggota Polres Metro Bekasi Kota berjalan dengan lancar dan tertib," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan