SuaraBekaci.id - Tanggul Sungai Citarum di Desa Sumberurip Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi jebol. Ratusan warga di Kampung Babakan Banten terendam banjir sejak Minggu (21/2/2021) dini hari.
Seorang warga Kampung Babakan Banten, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi dari Al Ikhwan Foundation Ayung mengatakan, tanggul Sungai Citarum yang jebol diperkirakan sekitar 50 meter.
"Ketinggian air di pemukiman sekitar 1,5 meter, sekarang sudah seatap rumah," katanya saat dihubungi SuaraBekaci.id, Minggu (21/2/2021).
Dia mengatakan, warga mengungsi di sepanjang Tanggul Citarum dan Irigasi setempat.
Ayung menyatakan bahwa warga setempat butuh untuk dievakuasi. Dia sempat menghubungi call center BPBD Kabupaten Bekasi di nomor 081219071900 yang dibagikan akun Pemkab Bekasi. Namun, kata dia, kontak tersebut tidak aktif.
Senada dengan Ayung, warga lain bernama Siti Kodijah menyatakan bawah warga di Kampung Babakan Banten telah terjebak dan butuh dievakuasi. Hal itu dia sampaikan melalui sebuah video sekitar pukul 02.30 WIB.
"Assalamualaikum ini saya Siti Kodijah dari warga Kampung Babakan Banten, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi. Di sini terjadi tanggul jebol Kali Citarum tepatnya di Babakan Banten. Di sini saya kejebak banjir pak, lari ke irigasi pada limpas saya nggak tahu lari kemana sedangkan ini air sudah ngepung kita, sudah meluap banget, jadi mohon kirim Tim SAR, perahu karet sebanyak-banyaknya pak, soalnya di sini ada 300 sampai 400 warga," katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Bekasi Henri Lincoln menyatakan, saat ini pihaknya telah mengirim bantuan perahu karet.
"Kita sudah evakuasi," kata Henri.
Baca Juga: Banjir Surut, Listrik di Jakarta, Bekasi dan Tangerang Ada yang Belum Nyala
Dia tidak menjelaskan berapa jumlah personel dan perahu karet yang dikirim ke lokasi tersebut.
"Nanti, kita juga sedang bergerak," ujarnya.
Berita Terkait
-
Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi
-
Persija vs Persib Kembali di GBK Setelah 7 Tahun! Jakmania-Bobotoh Bekasi Sepakat Jaga Persaudaraan
-
Polisi Pastikan Kasus Penistaan Agama Abah Setu Lanjut: Laporan Belum Dicabut!
-
Lihat Aksi Pemukulan, Saksi Kunci Bongkar Peran Anggota DPRD Bekasi di Kasus Pengeroyokan
-
KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?