SuaraBekaci.id - Sebanyak tujuh pasien Covid-19 tanpa gejala atau orang tanpa gejala (OTG) terdampak banjir Bekasi dievakuasi. Tujuh pasien Covid-19 korban banjir Bekasi tersebut dievakuasi dari rumahnya di Perumahan Masnaga, Kelurahan Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi.
Ketua Satgas PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi Karsono mengatakan, tujuh orang pasien Covid-19 korban banjir Bekasi tersebut merupakan satu keluarga yang tinggal di Perumahan Masnaga.
"Iya ada evakuasi pasien di Perumahan Masnaga ada, tujuh orang satu keluarga dari rumah dibawa ke balai warga atau kantor RW karena OTG (orang tanpa gejala)," kata Karsono saat dihubungi SuaraBekaci.id, Jumat (19/2/2021).
Di balai warga, kata dia, pasien Covid-19 korban banjir Bekasi itu berjauhan dengan warga lainnya.
Karsono menyatakan proses evakuasi dilakukan BPBD Kota Bekasi dengan menggunakan baju hazmat serta dilakukan penyemprotan disinfektan.
"Tadi sudah koordinasi dengan Dinkes, karena ketinggian air yang relatif tinggi akhirnya kita yang evakuasi, " bebernya.
Saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bekasi terkait dengan evakuasi warga terdampak banjir yang tengah menjalani isolasi mandiri.
Untuk diketahui, Kota Bekasi diguyur hujan sejak kemarin malam. Terdapat 8 dari 12 kecamatan se-Kota Bekasi yang terendam banjir.
Yakni wilayah Kecamatan Rawalumbu, Mustikajaya, Pondokgede, Medansatria, Jatiasih, Bekasi Selatan, Bekasi Timur dan Bekasi Barat. Banjir di delapan kecamatan itu memiliki ketinggian air berkisar antara 10 sampai 150 cm.
Baca Juga: 4 Lokasi Pemadaman Listrik di Bekasi karena Banjir Klender dan Kalimalang
Perumahan Masnaga di Kelurahan Bintara Jaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi terendam banjir setinggi 50 sampai 70 cm.
Berita Terkait
-
Kali Bekasi Kembali Menghitam dan Berbusa
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadir di Grand Wisata, Intip Promo Rumah dan Kendaraan Impian
-
Dampak Kekeringan di Karawang Kian Parah, 47 Ribu Warga di 33 Desa Krisis Air
-
Bukan Sitaan Kasus BGN! Motor Trail Terbengkalai di Lahan Kosong Bekasi Ternyata Proyek Kemhan
-
BPBD Peringatkan Ancaman Rob di Jakarta, Puncak Pasang Laut Siang Hari
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia