SuaraBekaci.id - Warga yang tinggal di bantaran Kali Bekasi dan Kali Cileungsi diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri. Hal itu menyusul terjadinya banjir akibat luapan Kali Bekasi pada hari ini, Senin (8/2/2021).
Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas atau KP2C, Puarman mengatakan, banjir disebabkan tinggi muka air (TMA) Kali Bekasi dan Kali Cileungsi relatif naik pada hari.
"Sekarang 660 (cm) naik, kalau tadi pagi masih 540. Dampaknya banjir, sekarang vila nusa indah, vila jatirasa sudah banjir," kata Puarman saat dihubungi Suara.com.
Dia menjelaskan, warga diimbau untuk terus mengikuti informasi terkait tinggi muka air dari KP2C. Karena, kata dia, debit air bisa bertambah dan berkurang setiap waktu.
Kemudian, Puarman juga mengimbau agar warga yang tinggal di bantaran Kali Bekasi segera melakukan evakuasi mandiri.
"Kalau sudah air ada genangan di jalan, sebisa mungkin lakukanlah evakuasi mandiri jangan dianggap enteng gitu loh," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?