SuaraBekaci.id - Manajemen sinetron Ikatan Cinta melanggar prokes atau protokol kesehatan saat syuting di wilayah Gunung Geulis, Megamendung, Kabupaten Bogor.
Manajemen sinetron Ikatan Cinta melanggar prokes dinyatakan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. Hal itu dibenarkan Bupati Bogor Ade Yasin.
"Iya ada (pelanggaran prokes), tetap kami pantau terus," kata Ade Yasin usai rapat penanganan Covid-19 di Cibinong, Bogor dilansir dari Antara, Selasa (2/2/2021).
Ade Yasin mengatakan, terdapat beberap poin yang menjadi temuan pihaknya. Pertama, kerumunan warga saat syuting dan yang kedua para pemeran tidak menggunaan alat pelindung diri (APD).
"Pemain tidak pakai masker, imbauan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) harus pakai masker tiap acara," ungkapnya.
Seharusnya, kata Ade Yasin, protokol kesehatan dijalan dengan mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Bogor nomor 60 tahun 2020 tentang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) praadaptasi kebiasaan baru (AKB).
Selain itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor juga mendapatkan hal lain yang menjadi catatan. Yakni, surat rapid test antigen manajemen sintron Ikatan Cinta yang disebut sudah tidak berlaku.
“Saya ingatkan rapid antigen itu untuk tiga hari, bukan per minggu. Jadi nanti biar dilakukan secara berkala, terus menerus,” kata Agus.
Baca Juga: Deodoran Andalan Arya Saloka Terungkap, Warganet: Mau Beli Buat Suami Ah!
Tag
Berita Terkait
-
Amanda Manopo Tidak Dinikahi Arya Saloka, Apa Kabar Emak-emak Shipper Ikatan Cinta?
-
Amanda Manopo dan Kenny Austin Sah Menikah, Netizen Malah Salfok ke Putri Anne dan Arya Saloka
-
Resmi Cerai Secara Verstek, Ingat Lagi Perjalanan Cinta Arya Saloka dan Putri Anne
-
Liburan ke Luar Negeri, Amanda Manopo Pamer Foto Pakai Bikini
-
5 Sumber Cuan Amanda Manopo yang Konsisten Jajan Rp 250 Juta Pakai Ojol
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Proyek Bangunan di TB Simatupang Sepi Usai Empat Pekerja Tewas
-
111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta