SuaraBekaci.id - Masyarakat keturunan etnis Tionghoa di Bekasi diimbau untuk melaksanakan Perayaan Tahun Baru Imlek secara virtual. Hal ini sebagai upaya penycegahan terjadinya penyebaran Covid-19.
Ketua Yayasan Pancaran Tridharma, Ronny Hermawan mengatakan, warga keturunan Tionghoa yang beribadah di Klenteng Hok Lay Kiong Bekasi diharapkan untuk tidak berkunjung ke rumah keluarganya saat perayaan Tahun Baru Imlek pada 12 Februari 2021 mendatang.
"Jadi kita sudah mengimbau juga ke saudara-saudara kita umat Budha, Kristen (Protestan), Katholik yang Tionghoa kalau perayaan imlek tahun ini dirayakan di rumah masing-masing saja, itu pun tidak perlu melakukan open house, tidak perlu ramai-ramai, pake WhatsApp aja deh, virtual aja," kata Ronny kepada Suara.com, Minggu (31/1/2021).
Dia mengatakan, imbauan tersebut diberikan agar tradisi mengunjungi orang tua pada saat Tahun Baru Imlek ini tidak dilakukan. Karena, kunjungan tersebut dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya penyebaran Covid-19.
"Yang muda-muda kalau OTG (orang tanpa gejala) datang ke yang tua-tua, sementara yang tua itu neneknya, kakeknya atau bapaknya mungkin punya penyakit bawaan, didatangi sama yang muda-muda, cucu-cucunya yang kuat-kuat padahal OTG, bahaya kan, kasian dong orang tua kita," tuturnya.
Ronny mengimbau agar semua pihak menahan diri untuk keluar rumah pada perayaan Tahin Baru Imlek tahun ini.
"Lebih baik di rumah aja masing-masing. Sambil menunggu pemerintah vaksin (vaksinasi) berjalan terus, mudah-mudahan tahun depan sudah selesai semua lah divaksin," tandasnya.
Berita Terkait
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah