SuaraBekaci.id - Pegemudi Xpander halangi ambulans minta maaf atas insiden tak memberikan jalan bagi ambulans yang membawa ibu hamil pembukaan lengkap dengan reaktif Covid-19 di Karawang beberapa waktu lalu.
Pengemudi Xpander halangi ambulans minta maaf disampaikan Wakil Ketua P2ER atau Pangkal Perjuangan Escorting Response, Yudi Alfian yang disampaikan melalui akun instagram P.2.E.R 03.03.2018 @p2eR.karawang.
"Di sini saya ingin menginfokan kepada teman-teman, rekan-rekan, kerabat dan masyarakat se-Nusantara bahwa video yang kemarin viral pengendara Xpander menghalangi mobil ambluance yang sedang membawa pasien ibu hamil pembukaan lengkap reaktif Covid-19 sudah ada itikad baik kepada saya dengan secara lansung dan mengklarifikasi permintaan meminta maaf," kata dia melalui unggahan di akun tersebut, Sabtu (31/1/2021).
Dia mengatakan, pengemudi tersebut telah mengakui kesalahannya pada insiden tersebut.
"Beliau sudah mengakui kesalahannya tersebut dan menjadi pelajaran berharga bagi beliau dan beliau pun sudah meminta maaf langsung kepada saya dan driver ambulance tersebut," ujarnya.
Dia berharap agar video yang tersebar luas di media sosial dapa mengedukasi masyarkat.
Sebelumnya, aksi mobil Xpander yang menghalangi ambulans viral di media sosial.
Mobil itu menghalangi laju ambulans yang sedang membawa pasien rujukan dari Puskesmas Rengasdengklok menuju RSUD Karawang.
Baca Juga: Xpander Halangi Ambulans, Netizen: Mobil Kredit Jangan Belagu!
Berita Terkait
-
Potret Upacara Melasti dari Berbagai Daerah di Indonesia
-
Bangunan Lapuk, Ruang Kelas SD Jomin Barat III di Karawang Ambruk
-
Terekam Kamera Trap, 5 Pemburu Macan Tutul Jawa di Gunung Sanggabuana Diringkus, Satwa Pincang
-
Sering Lihat Ibu Jadi Sasaran KDRT, Siswa SMA di Karawang Habisi Ayah Sendiri Usai Mimpi Buruk
-
Minibus Oleng hingga Hantam Tiga Motor dan Gerobak di Karawang, Satu Pengendara Tewas
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Vape Jadi Sarana Peredaran Narkoba, Bagaimana Sikap PBNU?
-
Tumpukan Sampah di TPS 3R Pulogebang Meluber, Warga Resahkan Penyakit
-
OJK Cabut Izin Satu Bank di Sumatra Barat, Bagaimana Uang Nasabah?
-
Perajin Tahu-Tempe Bekasi Perkecil Ukuran Produk, Pekerja Dirumahkan
-
Bersih-Bersih Kantor Pemkab Bekasi: Pedagang Dilarang Masuk, Tamu Wajib Dijemput