SuaraBekaci.id - Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Kelautan dan Perikanan baru yang ditunjuk Presiden Jokowi, dikenal sebagai pribadi yang bersahaja dan memiliki kemampuan.
Penilaian itu muncul dari Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat diminta tanggapannya terkait Sakti Wahyu Trenggono yang diberikan tanggung jawab sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan oleh Presiden Jokowi.
Diketahui, Sakti Wahyu Trenggono juga pernah dilantik menjadi Ketua Dewan Kota Cerdas Kota Bekasi pada 2017 lalu. Rahmat pun mengaku mengenal pria yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan itu.
“Saya kenal beliau, di samping bersahaja juga punya kapasitas yang mumpuni,” kata Rahmat kepada Suara.com, Selasa (22/12/2020).
Dia mengatakan, Sakti Wahyu Trenggono kerap memberikan masukan yang baik untuk perkembangan Kota Bekasi.
“Sebagai tokoh Nasional beliau banyak memberikan input untuk perkembangan Kota Bekasi,” ujar Rahmat.
Presiden Jokowi mengumumkan daftar menteri baru ke publik melalui siaran langsung pada Selasa (22/12/2020). Presiden Jokowi mengumumkan secara resmi reshuffle pertama Kabinet Indonesia Maju.
Presiden Jokowi mengumumkan menteri baru didampingi Wakil Presiden, Ma'ruf Amien.
"Bapak dan ibu, saudara-saudara sebangsa setanah air, sore yang berbahagia ini, saya dan wapres mengumumkan menteri-menteri baru. Saya akan memperkenalkan satu per satu menteri-menteri baru itu," katanya.
Baca Juga: Harta Kekayaan 6 Menteri Baru Jokowi, Siapa Terkaya?
Dalam pengumuman itu, Jokowi memperkenalkan enam menteri barunya. Dimulai dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini hingga Menteri Perdagangan M Lutfi.
Berikut urutan nama enam menteri baru yang diperkenalkan Presiden Jokowi - Maruf Amin:
- Menteri Sosial Tri Rismaharini
- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno
- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
- Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono
- Menteri Perdagangan M Lutfi
Satu dari enam menteri baru yang masuk dalam reshuffle pertama Kabinet Indonesia Maju itu adalah Sakti Wahyu Trenggono. Dia dipanggil pada urutan kelima oleh Presiden Jokowi.
"Yang kelima, Bapak Sakti Wahyu Trenggono. Beliau sekarang ini memegang jabatan di wakil menteri pertahanan. Dan akan kita beri tanggung jawab untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan," katanya.
Dilansir dari ayobekasi.net-jaringan Suara.com, Sakti Wahyu Trenggono pernah dilantik menjadi Ketua Dewan Kota Cerdas Bekasi. Dia dilantik Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi pada periode pertama Rahmat memimpin Kota Bekasi, Senin (10/7/2017).
Berita Terkait
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara
-
Rumah Mewah Eks Hakim Agung Gazalba Saleh Segera Dilelang KPK
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan
-
Kekeringan Melanda Bekasi: Ini Cara Warga Dapatkan Bantuan Air Bersih Gratis
-
Israel Bunuh Hampir 1.000 Warga Palestina Sejak Oktober
-
Lautan Manusia di Kota Bekasi Rayakan Tahun Baru Islam
-
Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia