Idul Adha Jadi 'Tambang Emas' bagi Perajin Golok Bandung

Perajin golok di Kampung Pandai Besi tetap mempertahankan proses produksi tradisional

Muhammad Yunus
Rabu, 27 Mei 2026 | 18:13 WIB
Idul Adha Jadi 'Tambang Emas' bagi Perajin Golok Bandung
Sejumlah golok terpajang pada salah satu kios pandai besi di Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat [Suara.com/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Pengrajin di Kampung Pandai Besi, Kabupaten Bandung, mengalami lonjakan pesanan ribuan golok menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.
  • Peningkatan permintaan golok penyembelihan hewan kurban tersebut memberikan dampak ekonomi signifikan bagi para pengrajin dan warga setempat.
  • Dinas Pertanian Kabupaten Bandung memprediksi jumlah hewan kurban tahun ini meningkat 10 hingga 15 persen dibandingkan tahun lalu.

Asep (45), seorang perajin golok yang telah puluhan tahun bekerja di kampung tersebut, mengaku jam kerja para pekerja kini bertambah dibanding hari biasa demi memenuhi target pesanan.

“Kalau menjelang Iduladha memang paling sibuk. Kadang sampai malam masih kerja,” katanya sambil menghaluskan bilah golok menggunakan gerinda.

Menurut Asep, kondisi itu membawa tambahan penghasilan bagi para pekerja harian. Dalam satu musim Idul Adha, pendapatan mereka bisa meningkat cukup signifikan dibanding bulan-bulan biasa.

Kondisi serupa juga dirasakan sejumlah pelaku usaha lain di sekitar sentra pandai besi. Warung makan, toko kelontong, hingga penjual bahan baku ikut merasakan dampak meningkatnya aktivitas produksi di kawasan tersebut.

Baca Juga:Sesar Lembang Bisa Picu Gempa Magnitudo 7, Warga Bandung Raya Harus Siap Siaga!

Bagi warga setempat, Idul Adha bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga penggerak ekonomi musiman yang mampu menjaga roda usaha tetap berputar.

Tingginya permintaan golok tahun ini juga menunjukkan daya beli masyarakat yang masih cukup kuat untuk memenuhi kebutuhan pelaksanaan kurban.

Pepen mengatakan jenis golok yang paling banyak dicari adalah golok sembelih, golok sisit kulit, dan golok cacah daging.

Ketiga jenis itu menjadi perlengkapan utama dalam proses penyembelihan hingga pengolahan daging kurban.

Aktivitas kurban meningkat

Baca Juga:82 Warga Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung Barat

Meningkatnya aktivitas kurban di Kabupaten Bandung juga tercermin dari proyeksi jumlah hewan kurban tahun ini.

Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bandung memprediksi jumlah hewan kurban yang disembelih pada Idul Adha 1447 Hijriah meningkat sekitar 10–15 persen dibanding tahun lalu.

Jika pada tahun sebelumnya jumlah hewan kurban tercatat sekitar 27.153 ekor, tahun ini diperkirakan meningkat menjadi sekitar 29.868 hingga 31.231 ekor.

Kepala Distan Kabupaten Bandung, Ina Dewi Kania, mengatakan peningkatan tersebut sejalan dengan tren permintaan masyarakat menjelang Idul Adha.

“Kalau lihat dari tren tahun-tahun sebelumnya, kami prediksi memang akan terjadi kenaikan kurban sekitar 10 sampai 15 persen tahun ini,” katanya.

Untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak, Distan Kabupaten Bandung mengerahkan 66 tenaga medik dan paramedik guna melakukan pemeriksaan kesehatan hewan di berbagai titik penjualan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini