Ancam Akan Tembak Anak Anggota DPRD Kota Bekasi, Pelaku: Siapa Bilang Saya Kabur?

"Masih mending mas nya ga saya tembak, hehe," ancam terduga pelaku.

Galih Prasetyo
Selasa, 15 November 2022 | 13:43 WIB
Ancam Akan Tembak Anak Anggota DPRD Kota Bekasi, Pelaku: Siapa Bilang Saya Kabur?
Peristiwa penembakan seorang perwira polisi di Polda Gorontalo menyisakan sejumlah misteri. (pixabay)

SuaraBekaci.id - Terduga pelaku tabrak lari di kawasan Harapan Indah, Kota Bekasi sempat mengancam korban, Muhammad Naufal Rahman lewat di direct message (DM) Instagram.

Lewat pesan yang dikirimnya ke akun Instagram Muhammad Naufal Rahman, terduga pelaku menyebut masih untung ia hanya menyerempet korban hingga terjatuh.

Terduga pelaku lalu menuliskan, "Masih mending mas nya ga saya tembak, hehe,"

Pesan dari terduga pelaku ini kemudian dijadikan bukti oleh orang tua Muhammad Naufal Rahman yang juga anggota DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman.

Baca Juga:Pelaku Tabrak Lari Anak Anggota DPRD Kota Bekasi DM Korban: Untung Gak Saya Tembak, Mas!

Menurut Arif, terduga pelaku membuat akun baru di Instagram untuk memberi pesan kepada anaknya.

Akun terduga pelaku tabrak lari anak anggota DPRD Kota Bekasi (Ist)
Akun terduga pelaku tabrak lari anak anggota DPRD Kota Bekasi (Ist)

"Dia DM ke anak saya pakai akun baru," ucap Arif.

Menggunakan nama akun Instagram @hyundaicretamerah, terduga pelaku juga menegaskan bahwa ia tidak kabur setelah menyerempet korban sampai terjatuh.

"Di bilang saya kabur? Bisa di lihat setelah saya nyerempet si 'anak DPRD Bekasi' saya ga kabur ko, cuma melanjutkan perjalanan aja, bisa di lihat dari dashcam saya kalo jalanan di depan saya kosong dan saya masih nyetir dengan santai," ungkap korban pada video yang diunggah terduga pelaku.

Akun @hyundaicretamerah sendiri saat ini sudah tidak ada di Instagram. Namun ayah korban mengaku sempat mengabadikan akun instagram tersebut dengan cara screenshot dan merekam layar.

Baca Juga:Diduga Korban Tabrak Lari, Pria Tanpa Identitas Tergeletak Bersimbah Darah Di Jalan Jambe Jakarta Utara

Akun terduga pelaku tabrak lari anak anggota DPRD Kota Bekasi (Ist)
Akun terduga pelaku tabrak lari anak anggota DPRD Kota Bekasi (Ist)

Terdapat lima postingan terkait akun instagram @hyundaicretamerah, yang isinya tiga postingan foto dan dua video reels.

News

Terkini

Suara rintihan korban Aki Wowon Cs masih terngiang-ngiang di telinga warga Ciketing Udik, Kota Bekasi.

News | 11:53 WIB

Suara.com dan IMS akan helat Local Media Outlook 2023 pada Kamis 26 Januari 2023.

News | 18:30 WIB

Bak Korean Wave, rumor kepindahan Asnawi Mangkualam ke Jeonnam Dragons hadirkan Asnawi Wave

News | 18:27 WIB

BRI juga aktif mengajak dan mengikutsertakan kelompok usaha "Menday Gallery and souvenir" dalam beberapa pameran maupun bazar.

News | 16:30 WIB

"Karena kalau sadis, belum tentu dikatakan psikopat. Itu harus ditelusuri terlebih dahulu kejiwaannya,"

News | 15:15 WIB

Aki Banyu memberikan perintah kepada Duloh dan Dede untuk mengeksekusi para korban di Ciajur dan Bekasi

News | 14:54 WIB

Duloh dan Dede tidak pernah tahu bahwa Aki Banyu ialah tokoh rekaan yang dibuat Aki Wowon.

News | 19:34 WIB

"Kadang kalo cerita omsetnya banyak di atas Rp 300.000 bisa sampai Rp 500.000 sehari," kata Narto.

News | 13:05 WIB

Rekan sesama pedagang, Narto mengatakan tersangka serial killer Bekasi, Duloh mengaku bisa sembuhkan orang sakit.

News | 12:30 WIB

Solihin alias Duloh ternyata berprofesi sebagai tukang es cincau di depan SDN Ciketing Udik III, Kota Bekasi.

News | 11:54 WIB

"Terakhir ketemu (korban) waktu Jumat, kan tetangga juga ada yang meninggal tuh. Masih ngeliat itu masih takziah juga beliau,"

News | 20:36 WIB

Seorang warga Tambun Bekasi yang berprofesi sebagai driver online tewas di Depok, Jawa Barat.

News | 20:17 WIB

Penampakan truk pengangkut sampah yang rusak berat jadi viral di media sosial.

News | 17:56 WIB

"Ada kakek-kakek dateng nanya ke saya ada kontrakan gak, saya jawab yang itu mah gak layak (rumah tkp) kosong pak,"

News | 17:12 WIB

Keinginan Arema FC untuk bermarkas di Stadion Patriot Bekasi mendapat penolakan suporter lokal.

News | 16:29 WIB
Tampilkan lebih banyak