SuaraBekaci.id - Dua orang wartawan di Karawang, Jawa Barat, Gusti Sevta Gumilar dan Zaenal Mustofa menjadi korban dugaan penculikan dan penganiayaan oleh pejabat di lingkungan Pemkab Karawang terjadi pada akhir pekan lalu atau Sabtu (17/9) malam hingga Minggu (18/9) dini hari.
Aksi penculikan dan penganiayaan kepada dua orang wartawan media daring itu diduga dilakukan oleh oknum pejabat Pemkab Karawang yang juga pengurus Askab PSSI Karawang.
Menurut laporan salah satu korban, Gusti Sevta Gumilar, oknum pejabat berinisial A hadir saat ia disekap di salah satu ruang yang dulu menjadi kantor PSSI Karawang.
Saat berada di bekas kantor PSSI Karawang itu, korban mendapat sejumlah penganiayaan. Pintu kantor itu juga ditutup dan tidak boleh ada yang masuk selain orang orang dari yang mengaku suruhan pejabat berinisial A dan korban.
Baca Juga:Kasus Kekerasan Terhadap Dua Wartawan di Karawang, Polisi Siap Usut Tuntas
Pejabat inisial A itu menurut keterangan korban mencekoki dirinya dengan air kencing sebanyak tiga kali. Korban juga mendapat hantaman di kepala dan di beberapa bagian tubuhnya.
Tidak hanya itu, Gusti mendapat ancaman jika soal ini berlanjut dan korban melapor, keluarga akan dihabisi.
Gusti berhasil keluar dari ruangan tersebut setelah dijemput oleh sala seorang keluarganya. Korban alami penyekapan satu malam, yakni dari Sabtu hingga Minggu dinihari.
Gusti menyampaikan peristiwa yang dialami terjadi bermula saat acara peluncuran Persika 1951, salah satu klub sepak bola Karawang di liga 3.
Saat acara launching berlangsung, korban unggah kata-kata sindiran Persika melalui akun media sosial pribadi-nya.
Ternyata unggahan itu mengusik sejumlah ASN Pemkab Karawang yang kebetulan masuk dalam pengurus Askab PSSI Karawang.
- 1
- 2