facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Politisi PKS Minta Pemprov DKI Antisipasi LGBT di Citayam Fashion Week, Anies Baswedan Hanya Kasih Senyum

Galih Prasetyo Senin, 01 Agustus 2022 | 18:55 WIB

Politisi PKS Minta Pemprov DKI Antisipasi LGBT di Citayam Fashion Week, Anies Baswedan Hanya Kasih Senyum
Anies Baswedan bersama Wakil Presiden Bank Investasi Eropa Kris Peeters dan rombongan.di Citayam Fashion Week. [Instagram @aniesbaswedan]

Anies Baswedan enggan memberi tanggapan dan hanya melemparkan senyum.

SuaraBekaci.id - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan respon senyuman terkait masukan dari Anggota DPRD DKI Fraksi PKS Suhud Alynudin terkait antisipasi atas keberadaan kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dalam Citayam Fashion Week (CFW).

Saat ditanya mengenai masukan dari Suhud tersebut, Anies enggan memberi tanggapan dan hanya melemparkan senyum.

Masukan Suhud disampaikan setelah dia menginterupsi Rapat Paripurna DPRD DKI yang dihadiri langsung oleh Anies Baswedan.

Dalam kesempatan itu, Suhud menjelaskan bahwa ada potensi konflik yang timbul akibat perilaku LGBT yang dipertontonkan secara terang-terangan di lokasi CFW.

Baca Juga: Marion Jola Ketemu Kembaran di Citayam Fashion Week

"Kami melihat ada potensi konflik di masyarakat antara warga sekitar CFW dengan remaja atau masyarakat yang datang dari luar itu sebetulnya karena ada kelompok kecil yang hadir di situ mempertontonkan secara vulgar perilaku LGBT," kata Suhud di sela-sela saat rapat paripurna tersebut.

Suhud kemudian meminta agar Pemprov DKI mau terlibat dalam memberikan pencegahan dan pengamanan yang tepat agar perilaku LGBT tidak semakin menjalar, namun ia berharap ruang-ruang ekspresi masyarakat tetap dipertahankan dan tidak ditutup dengan semena-mena.

"Perlu ada pencegahan awal agar tidak terjadi konflik di masyarakat terkait dengan adanya hal seperti itu. Perlu ada pengamanan yang tepat, jangan sampai juga kita menutup ruang ekspresi masyarakat, karena ada kecenderungan sebagian kita melihat itu secara potong rata," katanya.

Yang terpenting, lanjut Suhud, adalah penanganan itu tidak menutup ruang ekspresi masyarakat, tapi di saat yang sama, perilaku vulgar itu bisa dicegah. [ANTARA]

Baca Juga: Baim Wong Ungkap Alasan Ingin Patenkan Citayam Fashion Week

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait