facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ridwan Kamil Dukung Citayam Fashion Week, Tapi Jangan Ganggu Aktivitas Publik

Andi Ahmad S Rabu, 27 Juli 2022 | 19:13 WIB

Ridwan Kamil Dukung Citayam Fashion Week, Tapi Jangan Ganggu Aktivitas Publik
Petugas mengatur lalu lintas di lokasi peragaan busana Citayam Fashion Week di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dia juga mengatakan, bahwa fenomena Citayam Fashion Week tidak melanggar.

SuaraBekaci.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendukung kegiatan Citayam Fashion Week, akan tetapi dirinya mengimbau kepada ABG Citayam atau Depok Bogor untuk tidak mengganggu aktivitas publik.

Ridwan Kamil meminta agar apapun kegiatan pemuda di tanah air, seperti Citayam Fashion Week, jangan sampai mengganggu masyarakat atau melanggar peraturan yang berlaku.

"Saya dukung, apapun enggak hanya Citayam, ya. Apapun aktivitas warga di ruang publik jangan sampai melanggar," kata Ridwan Kamil kepada wartawan.

Dia juga mengatakan, bahwa fenomena Citayam Fashion Week tidak melanggar..

"Dan saya sudah ingatkan, fenomena ini tidak ada masalah, kecuali kalau sudah melanggar. Apa itu definisi melanggar, yakni melanggar ketertiban, mengganggu lalu lintas, itu harus ditertibkan," katanya.

Baca Juga: Profil Uu Ruzhanul Ulum, Wagub Jabar Ditegur Ridwan Kamil Gegara Pernyataan Kasus Bullying Anak

Dia menuturkan pelanggaran yang biasa terjadi dalam sebuah aktivitas remaja ialah seperti mengotori kota atau membuang sampah sembarangan dan hal semacam ini harus ditertibkan.

"Lalu menggelandang. Jadi saya dukung apapun, enggak hanya Citayam, ya, apapun aktivitas-aktivitas warga di ruang publik yang sudah mulai melanggar, ditertibkan," katanya.

Sehingga jangan sampai permasalahan pelanggaran malah digeser ke substansi ekspresinya yang merupakan hak setiap masyarakat.

"Kalau untuk sisi ekspresinya mah nggak ada masalah. Satu, karena faktor, usianya namanya remaja. Dua, butuh ruang ekspresi. Saya kira tidak ada masalah, diwadahi aja," kata dia.

"Jadi itu proporsional. Jadi jangan menggeser substansi ekspresinya, tapi ekses-eksesnya saja," kata Ridwan Kamil. [Antara]

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait