facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jokowi Diminta Tolak Israel Main di Piala Dunia U-20 Indonesia, Novel Bamukmin: Jangan Sampai Umat Islam Kepung Bandara

Galih Prasetyo Sabtu, 02 Juli 2022 | 10:03 WIB

Jokowi Diminta Tolak Israel Main di Piala Dunia U-20 Indonesia, Novel Bamukmin: Jangan Sampai Umat Islam Kepung Bandara
Jubir PA 212 Novel Bamukmin. [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

"Jangan sampai umat Islam yang bergerak kepung bandara karena ini bukan pepesan kosong,"

SuaraBekaci.id - Plt Wakil Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin angkat bicara soal tim nasional Israel yang akan bermain di Piala Dunia U-20 Indonesia.

Novel meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melarang Israel datang ke Indonesia. Menurut Novel, Jokowi harus berani membuat kebijakan tersebut.

"Jadi, sebagai uji coba dan uji nyali, Jokowi bisa tolak timnas Israel untuk datang ke Indonesia pada Piala Dunia U-20 yang akan diselenggarakan di Indonesia," kata Novel mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com

Ditegaskan Novel, bahwa umat Islam bisa bergerak turun ke jalan jika Israel tetap datang ke Indonesia untuk main di Piala Dunia U-20.

Baca Juga: Timnas Inggris Juara Piala Eropa U-19 2022 usai Bungkam Israel 3-1

"Jangan sampai umat Islam yang bergerak kepung bandara karena ini bukan pepesan kosong," tambahnya.

Menurut Novel, hal itu sudah pernah dibuktikan oleh umat Islam saat kedatangan Rizieq Shihab ke Indonesia beberapa waktu lalu.

Ketika itu, para simpatisan berhasil membuat bandara lumpuh. "Itu adalah sejarah baru. Ada penjemputan sampai kurang lebih massa sampai tiga jutaan," ungkapnya.

Sebelumnya, Pemerintah dan PSSI menegaskan Israel dapat bermain di Piala Dunia U-20 2023 yang digelar di Indonesia pada 20 Mei-11 Juni.

“Masalah itu sudah kami bahas sejak tahun 2019. Semua negara yang lolos mengikuti Piala Dunia U-20 2023, dipersilakan untuk bermain,” ujar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.

Baca Juga: Rekam Jejak Israel yang Keluar dari AFC Kemudian Gabung UEFA

Menurut Zainudin, sesuai kesepakatan dengan FIFA, sepak bola mesti dipisahkan dari politik.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait