Minta Menag Hapus 300 Ayat Al-Quran, Gus Miftah Tantang Pendeta Saifuddin Untuk Ngopi Bareng

Gus Miftah juga menjelaskan jika apa yang diutarakan oleh Saifudin sudah menyakiti jumat Islam dan tindakannya sudah bikin gaduh.

Andi Ahmad S
Senin, 21 Maret 2022 | 17:07 WIB
Minta Menag Hapus 300 Ayat Al-Quran, Gus Miftah Tantang Pendeta Saifuddin Untuk Ngopi Bareng
Gus Miftah

SuaraBekaci.id - Baru-baru ini publik dihebohkan dengan munculnya pendeta Saifuddin Ibrahim yang meminta Menteri Agama menghapus 300 ayat Alquran.

Menanggapi hal tersebut, Pendakwah Kondang Gus Miftah bahkan menantang pendeta Saifudin untuk bertemu dengan dirinya.

"Pendeta saifudin berani datang nggak ngopi ditempat saya? Atau saya yang datang," tulis Gus Miftah, dikutip dari Warta Ekonomi -jaringan Suara.com, Senin (21/3/2022).

Gus Miftah juga menjelaskan jika apa yang diutarakan oleh Saifudin sudah menyakiti jumat Islam dan tindakannya sudah bikin gaduh.

Baca Juga:Gus Miftah ikut Berkomentar Soal Pawang Hujan, Netizen: Kearifan Lokal Budaya Indonesia

Berikut pernyataan lengkap Gus Miftah:

"Pendeta Saifudin, Anda harus paham, Indonesia adalah rumah besar yang di dalamnya ada 6 kamar Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. saya meyakini selama orangnya kembali ke kamarnya masing-masing, maka tidak akan menjadi masalah. yang menjadi masalah ketika kita masuk ke kamar orang lain dan membuat keributan serta keonaran di kamar orang lain".

"Pendapat Anda tentang Al-Quran, tentang penghapusan 300 ayat Alquran, jelas memasuki kamar orang lain. Dan ini berpotensi gaduh. Saya punya banyak teman pendeta yang tidak setuju dengan pendapat Anda, maka plase jangan pernah masuk wilayah kamar kami karena kalau ini anda lakukan, anda tidak hanya menyakiti kami umat islam tetapi menyakiti bangsa indonesia. Maka berhati-hatilah di dalam berpendapat,"

Sebelumnya, Pendeta Saifuddin berharap Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas jangan takut kepada pihak-pihak yang menentangnya.
Karena menurut pendeta ini, Gus Yaqut punya tentara, Banser di seluruh Indonesia, apalagi Gus Yaqut panglima Banser.

Oleh karena itu, ia juga tidak takut mengusulkan ke menteri agama menghapus ayat Alquran yang dianggap mengandung ajaran radikal.

Baca Juga:Polisi Diminta Segera Tindak Pendeta yang Minta Hapus 300 Ayat Alquran

"Bahkan kalau perlu Pak, 300 ayat yang menjadikan hidup intoleran, pemicu hidup radikal, itu direvisi atau dihapuskan dari Alquran Indonesia, ini sangat berbahaya sekali!” ujar pendeta Saifudin Ibrahim.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini