facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pesan Menteri BUMN Erick Thohir pada Dirut Baru PLN Darmawan Prasodjo

Lebrina Uneputty Selasa, 07 Desember 2021 | 09:58 WIB

Pesan Menteri BUMN Erick Thohir pada Dirut Baru PLN Darmawan Prasodjo
Menteri BUMN Erick Thohir dan Dirut PLN baru, Darmawan Prasodjo (Antara)

Kontribusi PLN melalui diskon listrik dengan target penerima 31,4 juta rumah tangga di 2020 dan 32,6 juta rumah tangga pada 2021, telah membantu menjaga kestabilan ekonomi ...

SuaraBekaci.id - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PLN (Persero) menunjuk Darmawan Prasodjo yang sebelumnya menjabat Wakil Dirut sebagai Direktur Utama PLN menggantikan posisi Zulfikli Zaini.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam rilis PLN di Jakarta, Senin (06/12/2021) menyampaikan pemimpin harus menyandarkan tanggung jawab yang diemban dengan hati dan keikhlasan dalam mengelola perusahaan terutama perusahaan pelat merah.

Erick berpesan kepada direktur utama yang baru Darmawan Prasodjo untuk melanjutkan upaya transformasi yang telah dilakukan dapat terus ditingkatkan.

"Transisi energi yang dilakukan PLN perlu dilakukan terobosan sehingga tidak membebani negara dan masyarakat," kata Erick.

Tantangan transformasi PLN ke depan tidak hanya terbatas pada perbaikan finansial PLN, tetapi juga menghadapi tantangan jaman dimana energi yang lebih hijau, digitalisasi, servis kepada masyarakat serta penerapan ecolifestyle menjadi kebutuhan utama demi menciptakan lingkungan yang berkesinambungan untuk generasi masa kini dan generasi masa depan.

"PLN perlu mempersiapkan diri untuk melakukan akselerasi bisnis dalam menghadapi trend baru seperti ekosistem kendaraan listrik dan berkolaborasi terkait electrifying lifestyle dengan pihak-pihak lain," pesan Erick.

"Amanah untuk memberikan kontribusi sebesar-besarnya kepada negara dan memiliki dampak sosial seluas-luasnya berupa peningkatan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Menurut Erick, Zulkifli, yang menjabat sebagai Direktur Utama PLN sejak Desember 2019 dinilai telah memimpin perusahaan yang melayani kebutuhan hidup seluruh rakyat Indonesia ini dengan hati dan keikhlasan.

"Amanah dalam mengelola PLN untuk bertahan dan tetap melayani, serta meringankan beban masyarakat miskin dan tidak mampu saat pandemi COVID-19 mengisyaratkan beliau memahami komitmen yang diemban," ujarnya.

Dalam kurun dua tahun terakhir, PLN telah memperbaiki kinerja keuangan dan berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp345,4 triliun dan mencapai laba bersih Rp5,99 triliun pada 2020.

Laba ini naik 39,3 persen dibandingkan pada 2019. Perseroan juga berhasil menurunkan jumlah rasio utang menjadi senilai Rp452,4 triliun.

Komentar

Berita Terkait