facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kampanye Kebebasan Perempuan Berjilbab di Eropa Disoal

Lebrina Uneputty Sabtu, 06 November 2021 | 11:12 WIB

Kampanye Kebebasan Perempuan Berjilbab di Eropa Disoal
Salah-satu slogan di salah satu iklan berbunyi: "Kecantikan ada dalam keberagaman sebagaimana kebebasan ada dalam hijab". [COUNCIL OF EUROPE/BBC]

Salah-satu slogan di salah satu kampanye iklan tertulis: "Kecantikan ada dalam keberagaman sebagaimana kebebasan ada dalam hijab".

Belakangan, keberadaan poster Dewan Eropa ini mulai menarik perhatian para politikus Prancis dari partai kiri, kanan dan tengah pada Senin.

Di antaranya adalah para kandidat utama dalam pemilihan presiden tahun depan.

Dalam salah satu cuitannya, komentator sayap kanan Eric Zemmour, yang namanya terus menanjak dalam jajak pendapat, meskipun belum menyatakan pencalonannya, menuduh kampanye itu mempromosikan "penggunaan cadar bagi warga Eropa".

Kandidat lainnya Marine Le Pen mencuit: "Saat perempuan melepas cadarnya, mereka menjadi bebas, bukan sebaliknya."

Taner merespons: "Jika ada klaim kebebasan, kebebasan ini harus universal.

"Ini harus mencakup kebebasan untuk memilih apa yang akan dikenakan, tetapi juga kebebasan untuk memilih apa yang tidak akan dikenakan."

Taner mengatakan di Prancis, di mana kebebasan sangat dihargai, "ada standar ganda di mana kebebasan ini tidak dilindungi pada tingkat yang sama" untuk kelompok tertentu, seperti kaum perempuan Muslim.

Dewan Eropa merilis gambar-gambar pada minggu lalu untuk kampanye melawan diskriminasi anti-Muslim.

Salah-satu slogan di salah satu iklan berbunyi: "Kecantikan ada dalam keberagaman sebagaimana kebebasan ada dalam hijab".

Sejumlah politikus Prancis terkemuka mengutuk pesan tersebut dan berpendapat bahwa jilbab tidak mewakili kebebasan.

Komentar

Berita Terkait