facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Facebook Kembangkan Teknologi Metaverse, Rekrut 10 Ribu Tenaga Kerja

Lebrina Uneputty Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:50 WIB

Facebook Kembangkan Teknologi Metaverse, Rekrut 10 Ribu Tenaga Kerja
CEO Facebook, Mark Zuckerberg. [AFP]

Menurut Clegg dan Olivian, kebutuhan akan teknisi dengan kemampuan tinggi adalah salah satu prioritas tinggi yang dikejar Facebook.

SuaraBekaci.id - Facebook bersiap kembangkan Metaverse (alam semesta fiktif atau dunia online, dunia digital).

Rencananya, Facebook akan merekrut 10 ribu tenaga kerja baru di Uni Eropa seperti Jerman, Prancis, Italia Spanyol, Polandia, Belanda hingga Irlandia dalam kurun waktu lima tahun ke depan untuk pengembangan teknologi metaverse tersebut.

Nick Clegg selaku Head of Global Affairs Facebook dan Javier Olivan sebagai Vice President of Central Products Facebook, mengaku bahwa Eropa adalah pasar penting bagi perusahaan.

"Dari ribuan karyawan di Uni Eropa, hingga jutaan bisnis yang menggunakan aplikasi dan alat kami setiap hari, Eropa adalah bagian besar dari kesuksesan kami," ujar mereka sebagaimana dilaporkan CNBC, Rabu (20/10/2021).

Baca Juga: Facebook Buka Lowongan 10.000 Pekerja untuk Bangun Teknologi Metaverse

Menurut Clegg dan Olivian, kebutuhan akan teknisi dengan kemampuan tinggi adalah salah satu prioritas tinggi yang dikejar Facebook.

“Kami berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah di seluruh UE untuk menemukan orang yang tepat dan pasar yang tepat untuk memajukan ini, sebagai bagian dari upaya perekrutan yang akan datang di seluruh kawasan," ujarnya.

CEO Facebook Mark Zuckerberg sebelumnya sudah menggaungkan teknologi metaverse ini sejak Juli.

Sebagai langkah awal, Facebook meluncurkan aplikasi kerja jarak jauh berbasis virtual reality (VR), di mana pengguna bisa mengaksesnya dengan headset VR Oculus Quest 2.

Aplikasi ini dimanfaatkan untuk para pengguna yang ingin mengadakan meeting dari jarak jauh, namun dalam bentuk virtual reality.

Baca Juga: Akhirnya! Facebook Luncurkan Dompet Digital tanpa Cryptocurrency Diem

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait