alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Survei Pepsodent: 30 Persen Orang Indonesia Bisa Tak Sikat Gigi Seharian Penuh

Lebrina Uneputty Jum'at, 24 September 2021 | 13:30 WIB

Survei Pepsodent: 30 Persen Orang Indonesia Bisa Tak Sikat Gigi Seharian Penuh
Ilustrasi sikat gigi. (Shutterstock)

Akibat dari itu, 25 persen responden dari 30 persen itu menderita gigi berlubang.

SuaraBekaci.id - Survei Global Pepsodent menunjukkan bahwa 30 persen responden Indonesia pernah melewati sehari penuh tanpa sikat gigi.

Alasannya rasa malas karena tak ada interaksi tatap muka (46 persen).  Akibat dari itu, 25 persen responden dari 30 persen itu menderita gigi berlubang.

Permasalahan gigi dan mulut juga menjadi perhatian pihak Pemerintah.

Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menyatakan, pandemi Covid-19 berdampak pada menurunnya pemanfaatan layanan kesehatan gigi dan mulut oleh masyarakat.

"Hal ini tentunya dapat menjadi tantangan bagi kita dalam mewujudkan Indonesia bebas karies tahun 2030. Di tengah belum meratanya SDM kesehatan gigi dan mulut di Indonesia," jelas dia dalam jumpa pers Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2021 bersama Pepsodent, Kamis (23/9/2021)

Melihat fakta di atas, edukasi konsisten masih sangat dibutuhkan.

Layanan kesehatan gigi dan mulut berbasis digital merupakan alternatif tepat untuk menjangkau masyarakat luas.

Untuk itu, BKGN 2021 kembali mengoptimalkan layanan teledentistry nasional “Tanya Dokter Gigi by Pepsodent” melalui official WhatsApp Tanya Pepsodent di 0878-8876-8880 selama November – Desember, melibatkan dokter gigi dari 28 Fakultas Kedokteran Gigi dan 50 PDGI cabang.

Hingga saat ini, BKGN telah memberi manfaat kepada lebih dari 500 ribu masyarakat Indonesia, melibatkan 135 PDGI Cabang dan 26 Fakultas Kedokteran Gigi, dan lebih dari 17.000 dokter gigi dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi.

Layanan teledentistry nasional di BKGN 2021 kata Ketua Umum Pengurus Besar PDGI Sri Hananto Seno, kini dilengkapi dengan fitur video call sehingga masyarakat dapat berkonsultasi secara aman, nyaman, dan akurat.

Komentar

Berita Terkait