Kredit Bagi Tips, 6 Cara Agar Terhindar Jerat Pinjol Ilegal

Hal pertama yang penting adalah kesiapan dan wawasan literasi digital masyarakat di tengah derasnya arus informasi dari mana saja.

Lebrina Uneputty
Jum'at, 24 September 2021 | 07:10 WIB
Kredit Bagi Tips, 6 Cara Agar Terhindar Jerat Pinjol Ilegal
Ilustrasi. Sebuah mural yang memberikan peringatan soal pinjol ilegal. [Antara]

SuaraBekaci.id - Belakangan ini ramai aplikasi Pinjaman Online atau biasa disebut Pinjol. Tidak sedikit pula masyarakat yang terjerat pinjol, khususnya Pinjol ilegal

Platform pembiayaan berbasis digital Kredivo membagikan sejumlah kiat bagi masyarakat agar dapat terhindar dari transaksi bodong oleh oknum pinjol ilegal.

General Manager Kredivo Lily Suriani, melalui keterangannya pada Kamis (23/9/2021) mengatakan, hal pertama yang penting adalah kesiapan dan wawasan literasi digital masyarakat di tengah derasnya arus informasi dari mana saja.

"Hal ini yang lantas harus disikapi secara cermat karena pada awalnya banyak dari oknum pinjol ilegal yang memanfaatkan kekurangpahaman sebagian masyarakat melalui penyebaran informasi di berbagai kanal atau website," kata Lily.

Baca Juga:Video Polisi Beri Pemahaman Soal Pinjol, Warganet: Wah Pencerahan Nih!

"Meningkatkan literasi keuangan menjadi kunci preventif yang dapat dilakukan oleh berbagai pihak agar masyarakat semakin cerdas dan bijak dalam memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara digital," imbuhnya.

Kiat kedua adalah sebelum bertransaksi, pastikan selalu platform pembiayaan tersebut sudah terdaftar resmi di OJK. Informasi tersebut dapat diakses secara mudah melalui website OJK di www.ojk.go.id.

OJK juga bekerjasama dengan Google terkait syarat aplikasi pinjaman pribadi di Indonesia yang sering disalahgunakan oleh pinjol ilegal.

"Terhitung sejak tanggal 28 Juli 2021, Google menambahkan persyaratan tambahan kelayakan bagi aplikasi pinjaman pribadi antara lain berupa dokumen lisensi atau terdaftar di OJK, sehingga pinjol ilegal tidak dapat mengunggah aplikasi mereka di Google," kata Lily.

Ketiga, konsumen fintech lending harus mempertimbangkan bunga yang diberlakukan setiap penyedia layanan kredit. Pertimbangan ini bisa berdasarkan kemampuan konsumen untuk membayar besaran bunga tersebut, serta apakah masih dalam koridor batas wajar besaran bunga yang ditetapkan oleh OJK.

Baca Juga:4 Hal Ini Bisa Membuatmu Jadi Wanita yang Berkelas, Minat?

Keempat, pelajari hak dan kewajiban transaksi. Seringkali konsumen melewatkan penjelasan hak dan kewajiban, padahal informasi tersebut penting untuk dipelajari. Konsumen harus paham secara keseluruhan mengenai hak dan kewajibannya serta resiko yang akan ditanggung di kemudian hari.

News

Terkini

Berikut bacaan doa hari ke-6 puasa Ramadhan 1444 H.

News | 04:45 WIB

Berikut bacaan doa niat puasa dan jadwal imsak untuk wilayah Bekasi dan sekitarnya.

News | 02:50 WIB

Berikut jadwal salat dan imsak untuk wilayah Karawang dan sekitarnya, Selasa 28 Maret 2023.

News | 02:30 WIB

Berikut jadwal buka puasa untuk wilayah Bekasi dan sekitarnya, Senin 27 Maret 2023.

News | 14:45 WIB

Berikut jadwal salat dan buka puasa untuk wilayah Karawang dan sekitarnya.

News | 14:30 WIB

Ribuan bal pakaian bekas impor di Cikarang akan dimusnahkan Kemendag.

News | 13:55 WIB

Pecah tawuran remaja di Pondok Gede pada malam bulan suci Ramadhan.

News | 10:53 WIB

Jadwal salat dhuha di 5 Ramadhan 1444 H wilayah Bekasi dan sekitarnya

News | 05:30 WIB

Berikut jadwal Imsak untuk wilayah Bekasi dan sekitarnya, Senin 27 Maret 2023.

News | 01:55 WIB

Berikut jadwal imsak Karawang dan sekitarnya, Senin 27 Maret 2023:

News | 01:45 WIB

Sanksi berat bakal diterima sepak bola Indonesia pasca pembatalan drawing Piala Dunia U-20 2023.

News | 21:15 WIB

Rumput Stadion Patriot dianggap jelek oleh Marc Klok, publik mengamini.

News | 18:05 WIB

Berikut informasi lengkap jadwal buka puasa Karawang dan sekitarnya pada 4 Ramadhan 1444 H.

News | 14:45 WIB

Berikut jadwal buka puasa untuk wilayah Bekasi dan sekitarnya, Minggu 26 Maret 2023.

News | 14:40 WIB

Pemkab Bekasi mendukung larangan jual beli pakaian bekas impor.

News | 13:00 WIB
Tampilkan lebih banyak