TERUNGKAP Kronologis Ustadz Dibacok di Bekasi, Kiai Jamiludin Melawan saat Dibegal

Nama korban adalah Kiai RM Jamiludin atau Ustadz Jamiludin. Saat dibegal, Ustadz Jamiludin melawan.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 22 September 2021 | 13:51 WIB
TERUNGKAP Kronologis Ustadz Dibacok di Bekasi, Kiai Jamiludin Melawan saat Dibegal
ILUSTRASI Pembegalan. [Digtara.com]

SuaraBekaci.id - Tokoh masyarakat bekasi Kiai dibegal di kawasan di Kampung Babakan, Jalan Raya Mustikasari, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Selasa (21/9/2021). Nama korban adalah Kiai RM Jamiludin atau Ustadz Jamiludin. Saat dibegal, Ustadz Jamiludin melawan.

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa 21 Oktober pukul 03.00 dini hari.

Kronlogis pembegalan itu terjadi saat Ustadz Jamiludin (39) sedang menuju rumahnya yang ada di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

"Saat sedang ingin pulang ke rumah, di jalan korban dipepet dan diberhentikan oleh dua orang pelaku," kata Erna, Rabu (22/9/2021).

Baca Juga:Anak di Bawah 12 Tahun Sudah Boleh Masuk Mal, Begini Respons Warga

Pada saat di jalan, Ustadz Jamiludin dipepet kedua orang pelaku dengan menodongkan senjata tajam.

Sempat terjadi perlawanan hingga Ustadz Jamiludin mengalami luka bacok dibagian pinggang.

"Pelaku menodongkan senjata tajam dan terjadi perlawanan antara korban dan pelaku. Korban mengalami luka bacok senjata tajam jenis celurit dibagian pinggang sebelah kiri," jelasnya.

Setelah korban menerima sabetan Sajam, pelaku langsung membawa kabur motor korban yang berjenis Yamaha NMAX.

"Setelahnya pelaku membawa motor Yamah NMAX milik korban beserta STNKnya dan ditaksir total kerugian mencapai Rp 20 Juta," jelas Erna.

Baca Juga:Kontrak TPST Bantar Gebang Segera Habis, Bekasi Minta Pemprov DKI Naikkan Dana Kompensasi

Atas kejadian ini, korban yang bernama Jamiludin (39) telah melaporkan tindakan yang dia terima ke Polsek Bantar Gebang.

News

Terkini

Suara rintihan korban Aki Wowon Cs masih terngiang-ngiang di telinga warga Ciketing Udik, Kota Bekasi.

News | 11:53 WIB

Suara.com dan IMS akan helat Local Media Outlook 2023 pada Kamis 26 Januari 2023.

News | 18:30 WIB

Bak Korean Wave, rumor kepindahan Asnawi Mangkualam ke Jeonnam Dragons hadirkan Asnawi Wave

News | 18:27 WIB

BRI juga aktif mengajak dan mengikutsertakan kelompok usaha "Menday Gallery and souvenir" dalam beberapa pameran maupun bazar.

News | 16:30 WIB

"Karena kalau sadis, belum tentu dikatakan psikopat. Itu harus ditelusuri terlebih dahulu kejiwaannya,"

News | 15:15 WIB

Aki Banyu memberikan perintah kepada Duloh dan Dede untuk mengeksekusi para korban di Ciajur dan Bekasi

News | 14:54 WIB

Duloh dan Dede tidak pernah tahu bahwa Aki Banyu ialah tokoh rekaan yang dibuat Aki Wowon.

News | 19:34 WIB

"Kadang kalo cerita omsetnya banyak di atas Rp 300.000 bisa sampai Rp 500.000 sehari," kata Narto.

News | 13:05 WIB

Rekan sesama pedagang, Narto mengatakan tersangka serial killer Bekasi, Duloh mengaku bisa sembuhkan orang sakit.

News | 12:30 WIB

Solihin alias Duloh ternyata berprofesi sebagai tukang es cincau di depan SDN Ciketing Udik III, Kota Bekasi.

News | 11:54 WIB

"Terakhir ketemu (korban) waktu Jumat, kan tetangga juga ada yang meninggal tuh. Masih ngeliat itu masih takziah juga beliau,"

News | 20:36 WIB

Seorang warga Tambun Bekasi yang berprofesi sebagai driver online tewas di Depok, Jawa Barat.

News | 20:17 WIB

Penampakan truk pengangkut sampah yang rusak berat jadi viral di media sosial.

News | 17:56 WIB

"Ada kakek-kakek dateng nanya ke saya ada kontrakan gak, saya jawab yang itu mah gak layak (rumah tkp) kosong pak,"

News | 17:12 WIB

Keinginan Arema FC untuk bermarkas di Stadion Patriot Bekasi mendapat penolakan suporter lokal.

News | 16:29 WIB
Tampilkan lebih banyak