72 Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dilarikan ke Poliklinik

Sementara ada 41 orang napi tewas. Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, sebanyak 41 orang tewasadalam musibah tersebut.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 08 September 2021 | 09:25 WIB
72 Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dilarikan ke Poliklinik
Lapas Tangerang Kebakaran (BPBD)

SuaraBekaci.id - Sebanyak 72 korban kebakaran Lapas Tangerang dilarikan ke Poliklinik Lapas. Mereka masih hidup dan berstatus sebagai narapidana.

Sementara ada 41 orang napi tewas. Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, sebanyak 41 orang tewasa dalam musibah tersebut.

Sebanyak 8 orang luka berat dan 72 orang luka ringan. Kini korban tengah dalam perawatan RSUD Kabupaten Tangerang dan RS Sintanala.

"Adapun jumlah yang meninggal dunia, sebanyak 41 orang," Fadil di Lapas Kelas I Tangerang, Rabu (8/9/2021).

Baca Juga:Kronologis Lapas Tanggerang Terbakar: 41 Napi Tewas

"Kemudian yang luka ada 72 orang luka ringan itu dirawat poliklinik lapas Tangerang," katanya.

Kabar Lapas Tangerang terbakar dikabarkan Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti membenarkan peristiwa tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini