alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sudah Divaksin Covid-19, Kok Bupati Sleman Masih Positif Corona?

Bimo Aria Fundrika Jum'at, 22 Januari 2021 | 07:10 WIB

Sudah Divaksin Covid-19, Kok Bupati Sleman Masih Positif Corona?
Bupati Sleman Sri Purnomo menerima vaksinasi Covid-19 pertama di Sleman, yang dilaksanakan di Puskemas Ngemplak II, Kamis (14/1/2021). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Tentunya ini membuat banyak orang bertanya-tanya. Mengapa seorang yang telah divaksin masih bisa tertular dengan virus corona?

SuaraBekaci.id - Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah dimulai pada 13 Januari 2021 lalu Kini program vaksinasi itu juga telah dilakukan di sejumlah daerah. 

Salah satu yang mendapat vaksin Covid-19 pada gelombang pertama ialah Bupati Sleman Sri Purnomo . Namun, ia justru dikabarkan positif Covid-19 tak lama setelahnya. 

Tentunya ini membuat banyak orang bertanya-tanya. Mengapa seorang yang telah divaksin masih bisa tertular dengan virus corona?

Saat dihubungi oleh Suara.com, Kamis, (21/2/2021), Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia, Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI, menjelaskan mengapa hal itu bisa terjadi.

Baca Juga: Bupati Positif Corona Usai Suntik Vaksin COVID-19, Kata Dinkes Mengejutkan

"Betul, vaksin belum efektif bila baru satu kali. Antara vaksin ke-1 dan vaksin ke-2 ada jarak 14 hari, sangat mudah tertular dan belum sampai ke status protektif," ujar Iris kepada Suara.com.

Ia juga mengingatkan, meskipun telah divaksin dua kali, risiko tertular masih dimungkinkan. Oleh sebab itu penting untuk selalu menjaga protokol kesehatan.

Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

"Karena itu protokol kesehatan tetap harus dijalankan selama pandemik," kata Iris.

Sri Purnomo pun menceritakan kronologis dirinya tertular COVID-19. Dia nyatakan positif COVID-10 Rabu kemarin.

"Sebelumnya, Rabu 20 Januari 2021 saya menjalani tes swab antigen, yang mana hasilnya dinyatakan positif, kemudian dilanjutkan dengan tes swab PCR, di mana hasil yang saya terima pagi ini dinyatakan positif," ujarnya.

Baca Juga: Tolak Vaksinasi Mandiri, Koalisi: Alasan untuk Mempercepat Tidak Diterima

Sri Purnomo melanjutkan, pada Kamis pukul 13.00 WIB, ia ke rumah sakit untuk melakukan rontgen thorax dan juga CT ccan thorax.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait