- Polri melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di berbagai wilayah Indonesia untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan.
- Irjen Polisi Johnny Eddizon Isir menyatakan program ini bertujuan menyerap aspirasi warga dan memperkuat kolaborasi keamanan.
- Pelaksanaan kegiatan diisi dengan salat berjamaah serta dialog langsung bersama tokoh agama dan masyarakat setempat.
SuaraBekaci.id - Polri memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui kegiatan "Subuh Keliling" yang membuka ruang dialog dengan warga, menyerap aspirasi serta mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Johnny Eddizon Isir mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mendekatkan kepolisian dengan masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
"Melalui 'Subuh Keliling', Polri hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat dan memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan lingkungan. Ini sejalan dengan semangat 'Polisi Bersama Masyarakat', kata Isir dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu 17 Oktober 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan jajaran Polda hingga Polres di berbagai wilayah Indonesia itu dilakukan melalui salat subuh berjamaah, dialog dengan tokoh agama dan masyarakat serta penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui pertemuan langsung tersebut, warga dapat menyampaikan masukan, keluhan, dan persoalan yang berpotensi memengaruhi keamanan lingkungan.
Pendekatan itu melengkapi patroli dan penegakan hukum dengan langkah pencegahan yang melibatkan masyarakat.
Dalam kegiatan itu, polisi juga mengajak warga menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian antarwarga, mewaspadai tindak kejahatan, dan menggunakan media sosial secara bijak.
Masyarakat turut didorong untuk melaporkan informasi mengenai potensi gangguan keamanan kepada petugas, Bhabinkamtibmas atau melalui layanan kepolisian 110 agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.
"Program ini sejalan dengan prioritas Kapolri dalam pemeliharaan Harkamtibmas. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta membangun komunikasi yang baik dengan kepolisian. Kolaborasi ini penting untuk mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini," ujar Isir.
Baca Juga: Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos
Polri menempatkan komunikasi terbuka dan keterlibatan masyarakat sebagai bagian dari pemeliharaan kamtibmas.
Dengan mengenali persoalan di lingkungan sejak awal, polisi dan warga diharapkan dapat mengambil langkah pencegahan sebelum gangguan keamanan berkembang lebih jauh.
Melalui pelaksanaan "Subuh Keliling" secara berkelanjutan, Polri berupaya memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis, dialogis, dan preventif guna mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan
-
Natasha Olivia Aliza Jadi Lulusan Terbaik Tunggal Magister Kenotariatan UNTAR
-
Peringatan Keras Bupati Bekasi ke Kepala Desa: Jangan Korupsi !
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas