SuaraBekaci.id - Viral video yang memperlihatkan massa sambil membawa bambu dan kayu nyaris bentrok di simpang SGC Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Kamis (3/8) malam.
Dari informasi yang dihimpun, massa tersebut diduga berasal dari dua ormas.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @gue_cikarang terlihat suasana mencekam di kawasan simpang SGC saat massa kedua ormas itu terlihat membawa bambu dan kayu siap bentrok.
Menurut keterangan dari video yang viral itu, kedua massa nyaris bentrok berdarah diduga disebabkan perselisihan. Meski belum jelas pemicu perselisihan tersebut.
Beruntung bentrok berdarah antar dua ormas tersebut tidak terjadi. Sejumlah pedagang dan petugas berusaha melerai massa agar bentrok berdarah tidak terjadi.
"Berdasarkan pantauan dilokasi pukul 21.20 WIB, dua kelompok tersebut saling bersitegang, belum tau pasti dugaan pemicu perselisihan tersebut," tulis keterangan pada video.
Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari kedua ormas yang tadi malam nyaris bentrok berdarah tersebut.
Video unggahan ini pun ramai dikomentari oleh warganet di laman sosial media.
"Pertanyaannya, kenapa mesti dilerai?" sindir salah satu netizen.
Baca Juga: Ormas di Jawa Tengah Tolak Gerakan "People Power" Mega-Bintang di Solo
"Pemkab siapin ring tinju aj buat pertandingan antara ormas," sambung akun lainnya.
Ada juga netizen yang menduga pemicu perselisihan dua ormas itu disebabkan rebutan lapak di pasar SGC Cikarang.
"Lumayan itu omset lapak 20jt/hari .. wajar Meraka berebutan," tulis akun lainnya.
Berita Terkait
-
Keras Menolak, IDI Ungkap Satu Borok RUU Kesehatan: Jadikan Lembaga Nakes Mirip Ormas
-
Ormas di Jawa Tengah Tolak Gerakan "People Power" Mega-Bintang di Solo
-
Dipakai Jadi Kantor Ormas hingga Rumah Tinggal, Kios Terminal Pulogadung Bakal Dibongkar
-
RPHU Pulo Gadung Ditutup Ormas Secara Sepihak, Pedagang Ayam Potong Protes
-
Bukan Hanya ke Ponpes, Prabowo Salurkan Puluhan Hewan Kurban ke Ormas Keagamaan di Jatim
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan