
SuaraBekaci.id - Keberhasilan Timnas Indonesia U-22 merebut medali emas SEA Games 2023 membuat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyiapkan program khusus sepak bola yakni liga antar kampung (tarkam), utamanya untuk usia dini.
"Betul, momen kebangkitan ini akan kita eksekusi lewat Liga Tarkam di daerah-daerah. Pak Menpora Dito Ariotedjo memang sudah merencanakan untuk menjadikan ini salah satu program prioritas dari Kemenpora," kata Staf Khusus Menpora Alvin Suryohadiprojo seperti dikutip dari Antara.
Dijelaskan oleh Alvin bahwa liga antar kampung itu nantinya tidak hanya fokus pada sepak bola namun juga cabang olahraga lainnya.
"Tidak hanya untuk pengembangan bakat sepak bola saja tetapi untuk cabang olahraga lain juga. Ini kita lakukan supaya bakat bisa tumbuh di tingkat akar rumput sebagai bekal sebelum mereka tampil di kompetisi tingkat profesional," jelasnya.
Baca Juga: Dipuji Bak Bidadari, Ini Sosok Cewek Cantik yang Bikin Marselino Ferdinan Dijewer Erick Thohir
Pada perhelatan SEA Games 2023 di Kamboja, kontingen Indonesia memenuhi target pemerintah dengan 87 emas, 80 perak, dan 109 perunggu. Dari jumlah tersebut ada cabang yang bisa pecah telor yakni sepak bola dengan menunggu 32 tahun, serta basket putri yang merebut emas pertama sejak kejuaraan tersebut digelar.
Menariknya ide untuk gulirkan kembali liga antar kampung sebenarnya sudah pernah dilakukan negara ini beberapa puluh tahun lalu.
Pada 1963, Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden No. 263/1963 yang mengharuskan adanya upaya peningkatan prestasi olahraga Indonesia, agar waktu sesingkat-singkatnya mencapai taraf internasional setinggi-tingginya.
Kepres dari Soekarno ini kemudian diturunkan menjadi Rencana 10 Tahun Olahraga, dan rencana ini di 1964 ditetapkan oleh BAPPENAS sebagai Proyek Mandataris.
Kemudian tahun 1965 rencana tersebut ditetapkan oleh MPRS sebagai Program Nasional sebagai bagian dari Ketetapan MPRS No. VI/MPRS/1965 mengenai Pola Ekonomi Perjuangan (Banting Stir di Atas Kaki Sendiri di Bidang Ekonomi Pembangunan).
Rencana 10 tahun olahraga dari Presiden Soekarno ini terdiri dari lima poin utama, salah satu poinnya ialah memasifkan dan memperluas gerakan olahraga di lingungan pemuda dan pelajar.
Berita Terkait
-
Bandara Soetta Bantah Isu Kebakaran, Deputi Komunikasi Sebut Ada Pabrik Plastik yang Terbakar
-
H-2 Lebaran, Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta Mulai Menurun
-
Amien Rais Kembali Sebut Prabowo Soekarno Jilid 2 Yang Mampu Bebaskan RI dari Jerat Asing
-
Menjamin Penumpang Mudik Lebaran Aman dan Nyaman, Pelita Air Lakukan Inspeksi Keselamatan
-
Sukses Gelar Berbagai Ajang Olahraga Dunia, Kemenpora dan GGN Fondation Kolaborasi Bersama PBB
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional, Best Issuer for Sustainable Finance dan Best Social Loan
-
Libur Lebaran 2025, Super Apps BRImo dari BRI Siap Layani Transaksi Tanpa Hambatan
-
BRI Pastikan Mudik Lebaran Lancar dengan Layanan AgenBRILink di Desa dan Pelosok
-
Bebas Khawatir, BRI Siapkan Weekend Banking dan Layanan Terbatas Selama Libur Ramadan dan Idul Fitri
-
Demo Tolak UU TNI, Pendemo di Bekasi Dilaporkan ke Polisi Gegara Ini