SuaraBekaci.id - Warga di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat diminta untuk waspada terkait ancaman bencana gempa yang akan datang. Hal ini disebabkan wilayah Kabupaten Bekasi menjadi satu dari wilayaj di Jawa Barat yang bisa terdampak gempa akibat sesar baribis.
Menurut Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, ada sejumlah wilayah di kabupaten Bekasi yang berpotensi mengalami dampak gempa akibat sesar baribis.
Dani Ramdan mengatakan potensi bencana seperti harus bisa diantisipasi warga dan Pemkab Bekasi.
"Ternyata berdasarkan data tata ruang kita, ditemukan beberapa kecamatan ada sesar baribis. Ini punya potensi sebagai gempa dan harus diantisipasi," seperti dikutip dari Antara.
Menurut Dani, Sesar Baribis merupakan sesar aktif yang bisa memicu aktivitas gempa di daerah Jakarta dan sekitarnya.
Menurut Dani Ramdan seperti dilihat dari unggahan Bekasi24jam--jaringan Suara.com, salah satu kecamatan yang terletak tepat di atas sesar aktif ini yakni kecamatan Cibitung.
Kecamatan Cibitung dikenal sebagai kawasan yang memiliki banyak pemukiman penduduk dan pabrik. Namun menurut Dani, potensi ancaman gempa hingga kini masih sulit untuk diprediksi.
”Gempa adalah bencana yang sulit diprediksi karena belum ada teknologi yang bisa memprediksi bencananya sebesar apa dan kapan serta dimananya," kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Jawa Barat tersebut.
Meski begitu, Dani meminta semua pihak, baik masyarakat ataupun pihak pemerintah untuk meningkatkan kesiapan dan kewaspadaan terhadap bencana seperti gempa bumi.
Baca Juga: Penjelasan BMKG Soal Gempa Kuningan Subuh Tadi, Diduga Akibat Sesar Baribis
Berita Terkait
-
Penjelasan BMKG Soal Gempa Kuningan Subuh Tadi, Diduga Akibat Sesar Baribis
-
5 Fakta Mengejutkan Sesar Baribis, Gempa Besar Mengancam Jakarta dan Sekitarnya
-
Mengenal Apa Itu Sesar Baribis, Jakarta Terancam Diguncang Gempa Besar!
-
BMKG Benarkan Sesar Baribis di Selatan Jakarta Aktif, Begini Respon Anies Baswedan
-
Sesar Baribis Berpotensi Picu Gempa di Selatan Jakarta, Upaya Mitigasi Harus Dipersiapkan
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
BRI Siap Dukung Arahan Presiden Perluas Kepemilikan Rekening Masyarakat
-
Eks Bangunan Liar Disulap Jadi Kawasan Hijau, Ribuan Pohon Ditanam di Sepanjang Bantaran Kali
-
Kebakaran Gunung Awu Meluas, Hillary Brigitta Bagikan 25 Ribu Masker dan Dorong Pemadaman dari Udara
-
Waspada Abu Vulkanik! Sekolah di Kota Bekasi Terapkan PJJ 8-9 September 2026
-
1 Juta Masker Dibagikan ke Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau