SuaraBekaci.id - Kementerian Agama (Kemenag) esok hari, Rabu 22 Maret 2023 akan melaksanakan sidang isbat untuk menentukan puasa Ramadhan 2023. Bagi umat muslim, menjalankan puasa di bulan Ramadhan adalah ibadah wajib yang datangkan banyak pahala.
Menjalankan puasa di bulan Ramadhan tidak hanya soal menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenamanya matahari.
Ibadah puasa tidak hanya soal menahan lapar dan haus. Untuk bisa menjalankan ibadah puasa yang afdol dan mendapatkan banyak pahala, banyak hal yang harus dihindari agar tidak batal puasa.
Berikut hal-hal yang membatalkan puasa Ramadhan 2023, apa saja itu? Berikut ulasannya:
Makan Minum dengan Sengaja
Hal utama yang bisa membatalkan puasa ialah dengan sengaja makan dan minum. Menahan hawa nafsu untuk tidak makan dan minum adalah keutamaan saat puasa Ramadhan. Jika makan dan minum dengan sengaja, otomatis ibadah puasa akan batal.
Muntah dengan Sengaja
Muntah dengan sengaja bisa membatalkan puasa. Namun tidak batal jika muntah tidak sengaja atau terjadi secara alami. Riwayat tentang muntah dengan sengaja membatalkan puasa tertuang dalam hadits riwayat Abu Daud, Ibnu Majah, dan Tirmidzi yang memiliki arti:
"Barangsiapa muntah dengan tidak sengaja, jika ia sedang berpuasa maka tidak wajib qadha atasnya. Dan barangsiapa muntah dengan sengaja maka wajib qadha,"
Baca Juga: Cocok Buat Pasangan Pengantian Baru Nih, Rekomendasi Menu Buka Puasa Ramadhan Resep Segar Sayur Asam
Hilang Akal Sehat atau Gila
Syarat umat Muslim untuk menjalankan ibadahnya, termasuk ibadah puasa Ramadhan ialah memiliki akal sehat dan tidak gila. Syarat ini berlaku untuk umat muslim untuk menjalankan ibadah puasa, seperti tercantum dalam hadish riwayat Abu Daud dan Ahmad yang memiliki arti:
"Hukum (puasa) tidak berlaku atas tiga orang: anak kecil hingga dia baligh (dewasa), orang gila hingga dia waras, dan orang tidur hingga dia bangun."
Berhubungan Seksual
Bagi pasangan suami istri melakukan hubungan seksual di siang hari saat bulan Ramadhan juga membatalkan ibadah puasa mereka. Hal ini dikarenakan karena tidak mampu menahan hawa nafsu.
Meski begitu hubungan suami istri bisa dilakukan setelah jam berbuka puasa atau setelah terbenamnya matahari. Hubungan seksual antara suami istri yang sah bisa dilakukan di malam hari.
Berita Terkait
-
Begini Puasa ala Kristen dan Katolik, Bisa 40 Hari Tanpa Makan!
-
Resep Mudah Bikin Es Teler untuk Takjil Buka Puasa
-
Hyatt Regency Yogyakarta Gelar Pasar Ramadhan, Hadirkan Kegiatan Ngabuburit dan Bazaar UMKM di Alam Terbuka
-
Tentukan Awal Puasa Ramadan, Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Esok Hari
-
Cocok Buat Pasangan Pengantian Baru Nih, Rekomendasi Menu Buka Puasa Ramadhan Resep Segar Sayur Asam
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan
-
BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026