SuaraBekaci.id - Angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Jumat 10 Februari 2023. Akibat terjangan angin kencang tersebut puluhan rumah mengalami rusak dengan intensitas sedang hingga berat.
Dari pendataan sementara pada Sabtu (11/2), terdapat puluhan rumah di empat desa yakni Desa Sukarapih, Sukabakti, Sukawijaya dan Sukamnatri mengalami kerusakan akibat terjangan angin.
Menurut Camat Tambelang, Firzawati bahwa ada 70 warga yang mengalami terdampak akibat terjangan angin kencang tersebut.
Dijelaskan Firzawati, tidak ada korban jiwa akibat bencana angin kencang tersebut. Warga alami kerugiaan material akibat kerusakan rumah.
"Rumah warga yang paling banyak terdampak di Desa Sukamantri dan yang dampaknya paling parah berada di Desa Sukawijaya," jelasnya mengutip dari Antara.
Sementara itu, Camat Sukakarya Rusdi Aziz mengatakan ada 25 rumah warga di Desa Sukakarya, Kecamatan Sukakarya, yang rusak mulai ringan, sedang, hingga berat. Angin kencang juga merusak tiga atap bangunan ruko dan satu musala.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis mengimbau segenap warga untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang diprediksi masih akan berlangsung hingga sepekan ke depan.
"Waspada curah hujan tinggi disertai angin kencang. Jika ada pohon tua berukuran besar agar laporkan ke kami untuk segera dipotong. Kami bersama para relawan bencana juga terus bergerak untuk meminimalisir dampak bencana," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Sore hingga Malam Hari Waspada Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat, Begini Penjelasan BMKG
-
Info BMKG Hari Ini, Potensi Hujan Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat Tiga Harian
-
Di Jabodetabek, Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang Berpotensi di Beberapa Wilayah Ini
-
Peringatan Dini Cuaca untuk Wilayah Indonesia, Berikut Penjelasan BMKG
-
BMKG: 21 Wilayah di Jawa Barat Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Berikut Penjelasannya
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan