Masih di hari pertama Local Media Summit 2022, ada dua workshop lain yakni soal model binis yang layak untuk media lokal serta bisnis podcast untuk media lokal.
Carl Javier dari CEO Puma Podcat yang berasal dari Filipina dalam pemaparannya menjelaskan bahwa podcast menjadi alternatif untuk media bisa mendapatkan pendapatan.
Kuncinya kata Carl Javier untuk membangun dan mengembangkan podcast ialah konsistensi. Tentu saja untuk bisa konsisten ada tiga tantangan berat untuk membuat podcast yakni pasar, finansial dan soal asosiasi.
"Ini pengalaman kita pada 2008 saat mulai membentuk, ini kita sangat sulit belum adanya pasar tentu ini
kesiapan kita untuk mendongkrak pasar di lapangan, yang miris orang tidak mau membayar jurnalis karena ruang publik, belum ada asosiasi," jelasnya.
Sementara itu, Aliefah Permata Fikri selaku senior Account Manager MGID Indonesia, kolaborasi jadi hal penting bagi media untuk bisa mencari dan mengembangkan model bisnis yang tepat.
"Sebagai platform beriklanan native, kami ingin memberikan dukungan kepada media lokal karena media media adalah partner (MGID)," ucapnya.
Sesi hari pertama ditutup dengan networking night yang dihadiri oleh Inayah Wahid, putri bungsu Presiden Abdurrahman Wahid dan juga
Hari Kedua Local Media Summit 2022
Hari kedua Local Media Summit 2022 masih berlangsung dengan semangat. Para peserta yang hadir sejak hari pertama blusukan dari satu ruang ke ruang lain untuk mendapatkan informasi penting di setiap sesi workshop.
Baca Juga: Koperasi Media Sebagai Solusi Alternatif Kolaborasi Konten Kreator dengan Media di Masa Depan
Pada hari kedua ini, workshop dimulai membahas bagaimana kolaborasi dengan Suara.com. Community Development Manager Yoursay.id, Randy Sadikin mengatakan bahwa yang terpenting untuk kolaborasi ialah mendobrak penghalang antara pembaca dengan penulis.
Suara.com membangun Yoursay.id untuk bisa menciptakan peluang berkolaborasi dengan jurnalis serta penulis di tingkatan lokal.
"Yoursay ada 80.000 member, ada sekitar 4.500 konten. 37 persen laki-laki, 63 persen perempuan dengan usia 17-30 tahun. Mereka bersal dari yogyakarta 35 persen, jateng 20, jakarta dan beberapa daerah lainnya," jelas Rendy.
Menjadi menarik pada workshop ini ialah pembahasan dari Ahmad Nasir Founder Indotnesia. Menurut Natsir, ada peluang-peluang besar bagi media lokal untuk bisa tumbuh serta berkembang dengan ciptakan demand dalam koperasi media.
"Pembuat konten di Indonesia itu tumbuh pesat. Namun hanya sebagian kecil yang mampu menghasilkan karyanya menjadi pendapatan yang layak," jelasnya.
Masih di hari kedua Local Media Summit 2022, workshop tak kalah penting untuk media lokal ialah pembahasan mengenai 3 teknologi fundamental untuk digital media serta mengenai 3 besar hoax di Indonesia.
Berita Terkait
-
Koperasi Media Sebagai Solusi Alternatif Kolaborasi Konten Kreator dengan Media di Masa Depan
-
Acara Pamungkas Local Media Summit 2022: Bicara Peluang dan Tantangan Media Lokal
-
Sejumlah Workshop Menarik Digelar di Hari Kedua Local Media Summit 2022
-
Ini Bekal untuk Media Lokal Mengantisipasi Serangan Siber
-
Media Lokal Wajib Miliki Kepercayaan Diri dari Publik
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Bisnis Haram di Kamar Kos, Pasangan Suami Istri di Bekasi Ditangkap
-
Terjerat Narkoba, Begini Nasib ASN di Kabupaten Bekasi
-
Penampakan Sajam Milik Remaja yang Hendak Tawuran di Bekasi
-
Bawa Celurit dan Stik Golf, Rencana Tawuran Pemuda di Bekasi Berakhir di Tangan Brimob
-
Tragedi Maut Arak-arakan Sisingaan di Bekasi: 3 Kru Meninggal Tersengat Listrik