SuaraBekaci.id - Penggemar balap jalanan di wilayah Jakarta kelak tak perlu lagi balapan di jalan umum. Pasalnya saat ini, Polda metro Jaya terngah mencari dan menyiapkan lokasi balap jalanan (street race) harian.
Lokasi balap jalanan harian itu kelak bisa efektif digunakan masyarakat untuk mencegah terjadinya memacu kendaraan sepeda motor secara liar di beberapa lokasi jalan tertentu.
"Ke depan ikhtiar dan inovasi ini belum selesai. Mimpi kami Polda Metro Jaya kita dapat berkolaborasi menemukan lokasi yang menjadi fasilitas yang bisa digunakan setiap hari," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Jakarta, Sabtu.
Fadil mengatakan mencari lokasi yang sesuai untuk memfasilitasi kegiatan balap jalanan akan menjadi tantangan, namun hal itu harus dilakukan untuk memberi wadah bagi pemilik hobi balap agar tak terjadi balap liar.
"Stop trek trekan dan blokir jalan umum. Kalau teman-teman bersatu dan kooperatif, pasti kita akan fasilitasi," katanya.
Kegiatan balap jalanan tersebut diharap bisa menjadi pemicu terbentuknya ekosistem balap, yang nantinya pengelolaan agenda balap jalanan tersebut akan kembali diserahkan kepada komunitas balap.
"Mimpi saya ke depan bukan lagi diselenggarakan Polda Metro Jaya, tapi sudah dilaksanakan oleh teman teman sendiri," ujar Fadil.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya pada Sabtu ini kembali menggelar ajang balap jalanan seri keempat di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Kegiatan yang dihadiri oleh 1.050 peserta tersebut adalah lanjutan dari keberhasilan ajang tersebut meredam balap liar di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Baca Juga: Momen Warga Bekasi Kesal saat SPBU Tutup Sesaat Sebelum Harga Baru BBM Naik
Tiga ajang serupa telah digelar oleh Ditlantas Polda Metro di Ancol, Jakarta Utara, Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan dan Meikarta, Cikarang Bekasi. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Hujan Buatan Jadi Jurus Baru Jakarta Sapu Polusi Udara
-
Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan
-
37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia
-
Pengemudi BYD Lindas Ojol di Panglima Polim Jadi Tersangka
-
Peluang Persija Jakarta Juara Super League Tembus 42 Persen, Persib Bandung Cuma 29 Persen
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan