SuaraBekaci.id - Nama Rina Arano mendadak jadi pembicaraan publik belakang. Rina ialah bintang film dewasa asal Jepang yang ditemukan tewas mengenaskan.
Mengutip dari laporan The Japan Times, Rina ditemukan di sebuah lereng sekitar 6 meter di bawah jalan hutan dekat Vila milik Hiroyuki Sanpei yang merupakan warga Minamiashigara, Prefektur Kanagawa.
Kondisi Rina saat ditemukan pihak kepolisian sangat mengenaskan. Bagian tubuh bagian atas telah membusuk namun tidak ditemukan luka luar yang terlihat di bagian tubuhnya.
Rina yang merupakan warga Bunkyo Ward Tokyo sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak 5 Juni 2022.
Hiroyuki Sanpei sendiri telah ditangkap pihak kepolisian pada minggu lalu. Ia dicurigai menculik dan mengurung Arano.
Penyidik menduga keduanya bertemu di Stasiun Mito dekat Prefektur Ibaraki pada hari di mana Arano dikabarkan menghilang.
Keduanya menurut hasil penyilidikan kepolisian saling berkomunikasi lewat via pesan di laman Twitter. Hal itu terbukti dari smartphone milik Sanpei.
Setelah itu, Arano bersama Sanpei pergi ke vila di Hitachiota. Dari pelacak mobil pada milik Sanpei ditemukan bukti bahwa kendaraan tersebut melaju di sepanjang jalan hutan, tempat mayat Arano ditemukan.
Sanpei sendiri membantah tuduhan tersebut. Ia mengatakan memang membawa Arano ke Vila dan kemudian menurunkan perempuan tersebut di sebuah toko terdekat.
Baca Juga: Profil Rina Arano, Bintang Film Dewasa Jepang Ditemukan Tewas Terikat di Pohon
Siapa Rina Arano?
Rina Arano berprofesi sebagai bintang film dewasa. Ia merupakan kelahiran Tokyo pada 1999. Sebelum menjadi bintang film dewasa, Rina diketahui sempat menjadi seorang model.
Kariernya sebagai seorang model membuat dirinya beberapa kali dikontrak sebagai seorang freelance sejumlah produk kenamaan.
Wanita yang sempat bersekolah di sekolah swasta di Tokyo ini memang sejak kecil tertarik untuk berkarier di dunia hiburan Jepang.
Jalan hidup kemudian membawanya menjadi bintang film dewasa dan namanya kemudian cukup populer di Jepang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK