SuaraBekaci.id - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan diminta untuk merealisaikan persoalan di bidang Kemendag. Permintaan itu dtang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
PSI meminta, Mendag Zulhas menyelesaikan persoalan seperti polemik mafia minyak goreng hingga membuat harga-harga kebutuhan pokok stabil.
Zulhas diingatkan jangan hanya cuma menjual wacana usai dilantik.
Sorotan PSI terhadap Zulhas menyusul aksi Mendag yang belakangan kerap tampil di media. Seharusnya Zulhas sudah fokus untuk benar-benar menguasai permasalahan agar cepat terselesaikan.
Zulhas seharusnya berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk membuktikan keberadaan mafia minyak goreng yang memang nyata adanya.
“Buktinya sudah ditersangkakan oknum yang diduga melakukan persekongkolan jahat untuk merusak struktur perdagangan minyak goreng yang sehat dan adil itu,” kata Juru Bicara PSI Bidang Ekonomi, Andre Vincent Wenas, Minggu (26/6/2022).
Sementara itu, berkaitan dengan kenaikan harga cabai, Zulhas diminta turun tangan. Menurutnya, harga cabai di tingkat petani memang masih wajar, namun harga mengalami kenaikan saat berada di konsumen.
Berkaca dari situ, Andre menilai akar permasalahan terletak di rantai distribusi.
“Ini perlu ditindaklanjuti segera. Tak perlu adu argumentasi di kantor, tapi segera ke lapangan dan bereskan. Cari tahu siapa yang bermain di rantai distribusi itu?
Baca Juga: PSI Sentil Mendag Zulhas Kerap Tampil di Media Tapi Tak Selesaikan Mafia Minyak Goreng
"Itu tugas Kemendag untuk menjaga keseimbangan harga pasar yang sehat dan adil,” tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Diprediksi Tolak Geser Kaesang dari Ketum PSI, Pengamat: Jaga Marwah dan Karier Anaknya
-
7 Cara Membuang Minyak Goreng Bekas yang Benar, Jangan Asal Tuang ke Wastafel
-
Tak Cukup Cabut KJP, DPRD DKI Usul Bansos Seluruh Keluarga Pelaku Tawuran Disetop
-
Mendag Busan Resmi Tutup TEI ke-41, Potensi Transaksi Capai USD 22,94 Miliar
-
Zulhas Akui Pembangunan 80 Ribu Kopdes Merah Putih Tidak Mudah, Ada yang Bisa Gagal
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia