SuaraBekaci.id - Sungai Aare yang membentang di kota Bern hingga Waldshut-Tiengen di Swiss menjadi tempat hilangnya anak sulung Ridwan Kamil, Emmiril Khan Mumtadz pada Kamis (26/5/2022) lalu.
Hingga saat ini proses pencarian kepada Eril begitu sapaan akrbanya masih terus dilakukan otoritas kepolisian Swiss. Kabar terbaru menyebutkan bahwa otoritas Swiss menggukan drone dengan deteksi panas.
Mengutip dari laporan media lokal, Bernerzeitung, Selasa (31/5/2022), proses pencarian kepada Eril sudah di lakukan tidak hanya di kawasan kota Bern namun juga sampai ke pembangkit listrik tenaga air Mühleberg dekat Danau Wohlen.
Menurut juru bicara polisi, Magdalena Rast, penggunaan drone, kapal penyelam dan patroli jalan kaki juga sudah dilakukan semenjak laporan hilangnya Eril.
Semenatara itu, menurut Thomas Walti dari presiden asosiasi penjaga pantai Swiss, Swiss Life Saving Society (SLSS) bagian Bern, suhu di sungai Aaare cukup berbahaya bagi manusia.
Masih bersumber dari laporan Bernerzeitung, saat Eril dilaporkan hilang pada 26 Mei 2022, debit air di Sungai Aare berdasarkan laporan Stasiun pengukuran Schonau mencapai 200 meter kubik per detik. Sementara untuk suhu hampir 16 derajat.
"Ini adalah kekuatan yang tidak bisa diremehkan. Suhu air dingin dapat menyebabkan hilangnya panas dan kemudian menjadi kram otot kepada manusia," ucap Thomas Walti.
Dilanjutkan oleh Walti, untuk bagian Aare di antara Eichholz dan Marzili memang memiliki hulu yang keluar namun kondisi sungai Aare banyak alami perubahan dan tidak bisa prediksi.
"Bagian Aare antara Eichholz dan Marzili memang memiliki hulu yang keluar, tetapi sungai seperti Aare terus berubah dan tidak dapat diprediksi. Hanya perenang yang baik dan pengalaman yang boleh ke sungai itu,"
Baca Juga: Viral Video Ridwan Kamil Berdiri di Tepi Sungai Lihat Pencarian Eril, Netizen: Sumpah Nyesek Banget!
Berita Terkait
-
Viral Video Ridwan Kamil Berdiri di Tepi Sungai Lihat Pencarian Eril, Netizen: Sumpah Nyesek Banget!
-
7 Fakta Terbaru Pencarian Anak Ridwan Kamil, Penyelam Diterjunkan hingga WNI di Swiss Ikut Turun Tangan
-
Perkembangan Terkini Pencarian Anak Ridwan Kamil: Penyelam Dikerahkan dan WNI di Swiss Ikut Bantu
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan