SuaraBekaci.id - Sumbangan medali emas sukses dipersembahkan atlet lari Odekta Naibaho untuk Indonesia di cabang lari marathon putri SEA Games ke-31.
Odekta berhasil finis di urutan pertama dengan catatan waktu 2 jam 55 menit 27 detik, mengalahkan Christine Halllasgo (Filipina) dengan catatan waktu 2 jam 56 menit 7 detik dan Ngoc Hoa Hoang Thi (Vietnam) dengan catatan waktu 2 jam 57 menit 35 detik yang harus puas meraih medali perak dan perunggu.
Kemenangan kali ini menjadi balas dendam atas kegagalan Odekta pada SEA Games Filipina 2019. Kala itu Odekta yang memimpin perlombaan sejak awal terjatuh sekitar 600 meter menjelang finis dan tak bisa melanjutkan perlombaan.
"Bersyukur kepada tuhan, tuhan mengizinkan saya menginjakkan kaki di finis menebus dosa saya mencapai kemenangan saya," kata Odekta.
Odekta kemudian mendapat pelukan hangat dari teman-temannya para atlet cabang atletik. Dia mulai menangis ketika pelari Emilia Nova memeluknya.
Tangisan Odekta pecah ketika dia menghampiri pelatihnya dan semakin menjadi ketika dia menunjukkan kertas yang bertuliskan:
“Akhirnya… Impianku selama ini terwujud mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia. Terima kasih Ayah Ibu atas doa restumu.”
Odekta Naibaho Pernah Jadi Penjual Es Kelapa
Odekta lahir di Soban, Siempat Nempu, Dairi, Sumatera Utara pada 5 November 1991. Odekta adalah putri pasangan Marlin Naibaho dan Manalu Nurcahaya.
Sebelum jadi atlet lari berprestasi di Indonesia, perjalanan Odekta penuh dengan inspiratif. Saat duduk kelas 3 SMA di Soban, Odekta mengaku ingin menjadi atlet lari karena terinspirasi dari pelari Triyaningsih.
Baca Juga: Odekta Naibaho Persembahkan Kemenangan di SEA Games untuk Keluarga
Berasal bukan dari keluarga berada, Odekta mengutip dari imroadrunner.id sempat berjualan es kelapa untuk bisa bertahan hidup.
Odekta lalu mencoba mewujudkan impiannya dengan datang ke Jakarta. Ia lalu ikut dengan sepupunya di Jakarta yang juga menekuni dunia tinju.
Dari sini ia kemudian bergabung dengan klub Indonesia Muda Atletik. Dari klub ini, karier Odekta mulai terlihat. Perjuangan Odekta pun berakhir manis dengan persembahan emas yang ia berikan pada hari ini untuk Indonesia.
"Saya melakukan itu untuk keluarga saya karena mereka yang mengizinkan saya, mereka yang mengeluarkan biaya untuk saya," ujar Odekta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Ternyata Jadi Sarang Judi Online, 11 Orang Diseret
-
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Ada Apa?
-
Aktif Jemput Bola Transaksi Warga, Kiprah BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi
-
30 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan Kerja di Subang, Cek Syaratnya!
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan