SuaraBekaci.id - Pengamat sepak bola asal Singapura, Gabe Tan menyebut bahwa Vietnam akan kesulitan untuk bisa mempertahankan medali emas SEA Games cabang sepak bola.
Menurut pakar sepak bola ESPN tersebut, dua tim yang bisa meraih emas di SEA Games ke-31 ialah Indonesia dan Thailand. Menurutnya, anak asuh Shin Tae-yong merupakan tim yang kuat karena memiliki komposisi pemain cukup komplet di semua lini.
"Indonesia sangat kuat saat ini, terutama karena memiliki banyak pemain kunci yang membantu tim itu mencapai final Piala AFF 2020," kata Gabe Tan mengutip dari vnexpress, Jumat (6/5/2022).
"Mereka tentu akan mendapat banyak manfaat dengan bermain di final Piala AFF 2020. Saya tidak takut untuk menegaskan bahwa Indonesia memiliki skuat terbaik di SEA Games tahun ini,"
Meski begitu, Gabe Tan menyebut permasalahan untuk timnas Indoneia ialah bagaimana mengatur stabilitas. Menurutnya, skuat Merah Putih memiliki banyak peluang untuk menjadi juara dengan komposisi tim kuat namun urung meraih hasil maksimal.
"Tapi masalah mereka adalah stabilitas. Di masa lalu, mereka juga memiliki banyak pemain kuat di setiap event, tetapi mereka tidak mencapai hasil yang diharapkan," ungkapnya.
Saat disinggung soal siapa pemain cukup penting di skuat Merah Putih, Gabe Tan menyebut sejumlah nama selain Egy Maulana, Witan Sulaeman dan Asnawi Mangkualam.
"Tentu saja ada tiga pemain senior di sana, Fachruddin Aryanto, Marc Klok dan Ricky Kambuaya yang akan menjadi pemain kunci. Namun pemain seperti Egy Maulana, Witan Sulaeman dan Asnawi Mangkualam serta Alfeandra Dewangga tidak kalah pentingnya,"
"Saya juga menyukai Marselino Ferdinan, gelandang serang berusia 17 tahun. Dia bermain sangat sukses di musim pertamanya di Persebaya. Saya pikir dia bakat yang nyata,"
Baca Juga: Potret Suasana Terakhir Kawasan Stadion Viet Tri Jelang Timnas Indonesia U-23 Versus Vietnam
Selain timnas Indonesia, Gabe Tan juga menyebut Thailand sebagai tim yang berpeluang besar meraih medali emas SEA Games ke-31.
"Saya yakin Indonesia punya peluang besar untuk merebut gelar, meski harus dikatakan lagi bahwa mereka sudah berkali-kali kecewa dengan skuat bertalenta. Thailand juga selalu menjadi kandidat teratas untuk kejuaraan dan Vietnam juga berpeluang,"tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan