SuaraBekaci.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria tengah menginjak Al Quran dan menantang umat Islam viral di jejaring media sosial.
Video viral pria injak Al Quran itu sontak membangkitkan amarah umat Islam.
Dari informasi pemilik akun Facebook Dika Eka yang mengunggah video pria injak Al Quran itu adalah warga Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.
Merespon hal itu, Kepala Seksi Pembangunan Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Geri Juhaeri, mengatakan pria dalam video itu sudah lima tahun tidak tinggal di wilayahnya dan secara administrasi telah pindah ke Cianjur pada 2021.
Geri cukup mengenal orang tua pria tersebut karena masih tinggal di Dayeuhluhur.
Menurut Geri, pria ini dikenal kurang pandai bergaul.
"Kalau pulang pun tidak pernah kumpul bareng anak-anak di sini," ucap dia.
"Kejadian (video menginjak Al Quran) sudah penistaan agama, bahkan menantang dalam keadaan sadar. Bukan hanya ormas, orang jauh maupun dekat pun geram, namun kami percayakan ke polisi," ucap Geri, Kamis (5/5/2022) dikutip dari Sukabumiupdate.com--jejaring Suara.com.
Diketahui, dalam video 14 detik tersebut pria berkaus oblong dan celana jeans biru itu melontarkan kata-kata menantang sambil membuka Al-Qur'an yang digenggamnya lalu menyimpannya di atas karpet.
Baca Juga: Viral Detik-detik Speedboat Terbalik di Sungai Komering, Polisi: Sudah Kami Larang
"Saya atas nama Dika Eka dengan sadar, saya tantang semua yang beragama muslim," kata pria tersebut.
Di lain pihak, Kepala Seksi Humas Kepolisian Resor Sukabumi Kota Inspektur Polisi Satu Astuti Setyaningsih mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kebenaran video ini.
"Kami masih melakukan upaya pendalaman akan kebenaran video tersebut," kata Astuti kepada awak media, Kamis (5/5/2022).
Kepolisian Resor Sukabumi Kota juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak seperti Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kota Sukabumi, dan Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB.
"Saat ini masih dalam pencarian. Belum ada penangkapan terduga pelaku," ucap Astuti.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan