SuaraBekaci.id - Warga sekitar Kali Ciherang, Desa Karangsetya Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi dikejutkan dengan penemuan mayat pada Selasa (29/3) lalu.
Menurut Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Mustakim, jasad korban yang ditemukan dengan kondisi sangat mengenaskan.
"Mayatnya kelamaan di air kondisinya mengelupas, rambutnya sudah brondol," ujar Kompol Mustakim.
Tidak hanya sampai disitu, mayat juga ditemukan dalam keadaan di bungkus dan dibalut dengan genteng.
"Dibungkus dan dibandulin pakai genteng," tambah Mustakim.
Diperkirakan mayat tersebut sudah meninggal dalam beberapa hari. "Iya diduga udah beberapa hari," jelas Kompol Mustakim.
Melihat kondisi dalam keadaan diberi pemberat berupa genteng, polisi menilai dengan tujuan untuk tenggelam ke kali.
"Iya di bandulin genteng, diduga iya gitu," katanya.
Kejadian ditemukan bersumber dari laporan warga yang saat itu sedang mancing dan menemukan mayat.
Baca Juga: Warga Jember Digemparkan Penemuan Mayat Bayi di Sumur, Awalnya Tersiar Kabar Dugaan Penculikan
"Warga sedang mancing terus menemukan mayat lapor ke Bhabinmas setempat sekitar jam 11," tuturnya
Tidak ditemukan bekas luka di tubuhnya, namun polisi akan menindak lanjuti dengan tindakan otopsi.
"Gak ada bekas luka di badannya, mulus, kita masih penyeledikan masih nunggu hasil otopsi nanti," ucapnya.
Mayat berjenis kelamin tersebut untuk selanjutnya akan dibawa ke Rumah sakit Kramat Djati Jakarta.
Kontributor : Rendy Rutama Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka