SuaraBekaci.id - Lalu lintas kendaraan di Jalur Cipanas-Puncak di wilayah Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu petang macet karena luapan air dari saluran yang ada di pinggir jalan membanjiri bagian jalan.
Bagian jalan di jalur itu tergenang hingga setinggi betis orang dewasa sehingga lalu lintas kendaraan menjadi terhambat.
Perwira Unit Lalu Lintas Kepolisian Sektor Pacet Ipda Ahmad Afandi mengatakan bahwa hujan deras membuat saluran yang ada di sepanjang jalur Cipanas-Puncak tidak dapat menampung air sehingga air luber hingga ke jalan.
"Kami langsung berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengantisipasi banjir terus meninggi. Anggota kami siagakan untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi macet panjang dari kedua arah," katanya mengutip dari Antara, Rabu (9/3).
Pada Rabu petang lalu lintas kendaraan masih tersendat di jalan utama yang menghubungkan Cianjur dengan kawasan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek).
Polisi sempat mengarahkan pengendara untuk melalui jalur alternatif Pacet-Hajawar guna menghindari kemacetan.
Beberapa pengendara yang memilih melalui jalan yang tergenang kendaraannya sempat mogok karena bagian mesinnya terendam air.
"Sepeda motor dan mobil banyak yang mogok karena mesin terendam," kata Ahmadi, pengendara asal Cianjur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei