SuaraBekaci.id - Wacana penundaan Pemilu 2024 jadi sorotan banyak pihak belakangan. Suara penolakan wacana tersebut sudah disampaikan sejumlah partai politik seperti dari Partai Demokrat dan Gerindra.
Wacana penundaan pemilu 2024 ini sendiri pertama kali diungkap oleh Muhaimin Iskandar, ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), didukung kemudian oleh ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan serta ketua umum Golkar, Airlangga Hartarto.
Terkait hal itu, mantan sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu mempertanyakan aktor intelektual wacana tersebut.
Lewat akun Twitter miliknya, Said Didu kemudian memberikan kode siapa aktor intelektual dari wacana penundaan pemilu 2024.
“Aktor intelektualnya kok ga dibuka?,” tulis Said Didu, mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com, Kamis (2/3).
Kicauan dari Said Didu ini pun membuat sejumlah warganet kemudian menduga-duga sosok aktor intelektual tersebut.
“Trio tua dah masuk jebakan opung,” tulis akun @Khair***
“Actor intelektual yg atur cukong2…,” timpal akun @andri***.
Sementara itu, Partai Gerindra juga menolak penundaan pemilu 2024. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono mengatakan partainya menghormati aturan dalam konstitusi.
Baca Juga: Pengamat Sebut Wacana Penundaan Pemilu 2024 sebagai Kegagalan Partai Politik
Dalam UUD 1945 dinyatakan bahwa pemilu dilaksanakan setiap lima tahun sekali.
"Dan itu merupakan sebuah perintah yang jelas dari konstitusi kita," kata Sugiono.
Sikap penolakan Gerindra menyusul lima partai yang sudah lebih dulu menolak usulan penundaan pemilu 2024.
Kelima partai itu yakni PDI Perjuangan, Partai Nasional Demokrat, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Persatuan Pembangunan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Vape Jadi Sarana Peredaran Narkoba, Bagaimana Sikap PBNU?
-
Tumpukan Sampah di TPS 3R Pulogebang Meluber, Warga Resahkan Penyakit
-
OJK Cabut Izin Satu Bank di Sumatra Barat, Bagaimana Uang Nasabah?
-
Perajin Tahu-Tempe Bekasi Perkecil Ukuran Produk, Pekerja Dirumahkan
-
Bersih-Bersih Kantor Pemkab Bekasi: Pedagang Dilarang Masuk, Tamu Wajib Dijemput