SuaraBekaci.id - Viral di jagad maya perihal sistem COD yang mendapat penolakan dari pemesan akibat merasa tak sesuai.
Kali ini emak-emak warga Desa Sumberreja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menolak membayar COD karena beralasan barang tak sesuai, Senin ( 28/2/2022).
Video penolakan mak mak itu pun viral di media sosial. Terlihat sebuah rumah dengan warung di depannya, tampak si emak mengenakan daster menyelonong masuk ke dalam rumah karena menolak membayar paketnya.
Si kurir mengejar ibu tersebut sembari mengabadikan melalui telepon genggamnya.
"Lah gak bisa begitu bu, " kejar si kurir hingga ke dalam pintu utama rumah.
Si ibu pun berbalik dengan wajah tanpa merasa bersalah malah tetap menolak dengan alasan tak sesuai pesanannya.
"Lah gak bisa bawa aja, " tantang si ibu. "Saya videoin ini, paket sudah dibuka, " balas si kurir.
Keduanya pun sempat beradu argumen dimana si emak dengan ditemani anaknya menolak membayar paket dan mencoba menawarkan membayar jasa saja.
"Ya udah kalau gak saya bayar kiriman bapak kesana aja, " kata anak perempuan si ibu. "Oh gak bisa teh, paket sudah masuk setoran kalau sudah dibuka, " jawab si kurir.
Baca Juga: Viral Ibu-ibu Menolak Bayar Paket COD Usai Bungkus Dibuka, Warganet: Belum Siap Mental Jangan COD
Berdasarkan keterangan dalam unggahan akun media sosial @liputancikarang menyebutkan bahwa terjadi perdebatan cukup alot diantara costumer dengan pihak kurir karena paket telah dibuka dan menolak membayar dengan alasan barang tak sesuai dengan pesanan.
Padahal menurut keterangan kurir, ia telah memperingatkan agar costumer tak membukanya sebelum dilakukan pembayaran.
Pihak kurir menolak untuk membawa dan meminta pelanggan membayar karena kondisi paket telah terbuka dengan pembungkus sudah rusak.
Postingan ini pun langsung menuai hujatan dari para warganet yang melihatnya.
"Anak itu gak pernah belanja online kali yak, kalau emak emak bisa diwajarkan lah itu anaknya ikut ikutan, " komen akun @indra***.
"Etdah mak mak sekarang, " imbuh @rzkbh***.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi