SuaraBekaci.id - Salah satu pasar swalayan di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi dipadati pengunjung pada momen hari libur panjang ini, Minggu (27/2).
Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, pihak kepolisian langsung bersikap tegas.
Polisi langsung meminta sebagian pengunjung untuk keluar dari pusat perbelanjaan tersebut.
Hal ini dilakukan pihak kepolisian karena jumlah pengunjung hingga melebihi batas yang sudah ditetapkan.
Kanit Intel Polsek Cikarang, Iptu Nanang mengatakan, langkah itu sebagai pengawasan protokol kesehatan (Prokes). Selain itu, sebagai antisipasi penyebaran covid-19 varian Omicron.
"Sebagian dari pengawasan prokes, pengunjung di Swalayan dikeluarkan dari Swalayan untuk membatasi jumlah pengunjung yang membludak," kata Nanang, mengutip dari Bekasi24jam--jaringan Suara.com
Menurutnya, libur panjang ini masyarakat lebih dominan menghabiskan waktu untuk berbelanja di Swalayan. Sehingga perlu ada pengawasan agar tidak terjadi lonjakan pengunjung.
"Berikan edukasi terhadap warga masyarakat serta pihak pengelola swalayan, terkait penerapan prokes seimbang antara kapasitas dan jumlah pengunjung," ungkap Nanang.
Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap Bikin Arus Kendaraan di Kota Bandung Menurun Saat Libur Panjang
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Begini Kisah Heroik Tragedi Berdarah Sasak Kapuk, Ubah Bekasi Jadi Lautan Api
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas
-
BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan