SuaraBekaci.id - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Karawang menyebutkan bahwa penyumbang kasus Covid-19 di Karawang dari klaster Industri dan Keluarga.
Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Karawang Fitra Hergyana.
Dia mengatakan, bahwa pada Rabu (9/2/2022) kasus COVID-19 di Kabupaten Karawang bertambah 245 kasus, penambahan kasus terbanyak yang terjadi dalam empat bulan terakhir.
Fitra mengatakan bahwa penambahan kasus itu sebagian berasal dari klaster industri dan klaster keluarga namun dia tidak menjelaskan perincian data yang menunjukkan sumbangan kedua klaster tersebut terhadap peningkatan kasus COVID-19 di Kabupaten Karawang.
Menurut dia, saat ini ada 760 penderita COVID-19 di Kabupaten Karawang dengan perincian 691 orang melakukan isolasi mandiri di rumah dan 69 orang lainnya menjalani perawatan di rumah sakit.
Penderita COVID-19 di Kabupaten Karawang kebanyakan melakukan isolasi mandiri karena tidak mengalami gejala sakit atau hanya mengalami gejala ringan.
"Sesuai dengan instruksi Menteri Kesehatan, sekarang yang terpapar COVID-19 gejala ringan cukup isolasi mandiri di rumah," katanya.
Fitra mengatakan bahwa pemerintah kabupaten menjalankan pembatasan kegiatan masyarakat level 2 untuk mengendalikan penularan COVID-19 dan meminta warga mematuhi ketentuan tersebut.
Selain itu dia mengimbau warga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penukaran virus corona. [Antara]
Berita Terkait
-
Kementerian Kesehatan RI Sebut Daya Grand Square Makassar Tidak Patuh Gunakan Aplikasi Peduli Lindungi
-
Kasus Covid-19 di Sumbar Menggila Lagi, 221 Orang Positif Terpapar
-
6 Sekolah di Medan Hentikan PTM karena Temuan Kasus Covid-19
-
Kontak Erat dengan Pasien Positif Covid-19 Namun Hasil Tes Negatif? Dokter Reisa Tetap Anjurkan Karantina Mandiri
-
Lima Artis Cantik Ini Berhasil Melawan Covid-19 dan Sembuh
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan