SuaraBekaci.id - Baru-baru ini viral di media sosial mengenai kedatangan pendakwah kontroversial, Sugi Nur Raharja atau akrab disapa Gus Nur ditolak saat akan mengisi di Masjid Agung Darussalam Purbalingga.
Video viral pernyataan Gus Nur yang mengaku tidak diizinkan itu oleh Bupati Purbalingga secara langsung.
Pengakuan Gus Nur tak diizinkan hadir di masjid Purbalingga itu ia sampaikan lewat videonya yang diunggah pengguna Twitter Lelaki_5unyi.
Dalam narasi unggahannya, netizen itu menyebut acara 'pengajian Gus Nur yang dijadwalkan digelar pada 25 Februari 2022 itu dibatalkan oleh pihak Pemda Purbalingga'
“ACARA PENGAJIAN GUSNUR DI PURBALINGGA TANGGAL 25 FEBRUARI 2022 DIBATALKAN OLEH PENGUASA,” cuit netizen Lelaki_5unyi.
Dilihat dari video itu, tampak awalnya Gus Nur mengaku mendapat laporan bahwa acara pengajian yang seyogyanya diisi olehnya dibatalkan.
“Ternyata tadi malam saya dapat laporan dari panitia acaranya dibatalkan,” ujar Gus Nur.
Menurutnya, pembatalan tersebut merupakan keputusan Bupati Purbalingga terkait pelaksanaan pengajian Jumat di Masjid Agung Darussalam yang rencananya akan dihadiri olehnya.
“Info yang saya terima hasil keputusan rapat bersama Bupati Purbalingga tentang pelaksanaan pengajian Jumat pagi tanggal 25 Februari bersama Gus Nur di Masjid Agung Darussalam Purbalingga,” ungkapnya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Minta Maaf Soal Konflik di Desa Wadas, Alissa Wahid: Terima Kasih Pak
Adapun keputusan Bupati Purbalingga itu, kata Gus Nur, yakni pertama dirinya tidak diizinkan hadir di Masjid Agung Darussalam Purbalingga.
“Satu, Gus Nur tidak diizinkan hadir ke Purbalingga untuk mengisi pengajian di Masjid Darussalam Purbalingga,” bebernya.
Kedua, lanjut Gus Nur, ia tidak diizinkan menyampaikan sepatah dua kata di Masjid Agung tersebut.
“Dua, Gus Nur tidak diizinkan menyampaikan sepatah dua kata di Masjid Agung Purbalingga,” tuturnya.
Sementara keputusan ketiga dari Bupati Purbalingga, menurut Gus Nur, yakni pihak panitia dan Takmir Masjid Agung Purbalingga diminta untuk membuat surat pembatalan terkait rencana pengajian tersebut.
“Tiga, panitia forum umat Islam Purbalingga secepatnya membuat surat pembatalan kegiatan bersama pihak Takmir Masjid Agung Purbalingga,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Ganjar Pranowo Minta Maaf Soal Konflik di Desa Wadas, Alissa Wahid: Terima Kasih Pak
-
Sentil Ganjar sola Desa Wadas, Rizal Ramli: Belum jadi Presiden Sudah Begini Sikapnya
-
Aksi Penjual Salah Kirim Barang Bikin Ngakak, Dua Pembeli Protes: Olshopnya Biro Jodoh
-
Gus Nur Tak Diizinkan Hadir ke Masjid Purbalingga, Netizen: Pengajian Dibatalkan Penguasa
-
Inisial G Bikin Riuh di Sosial Media Twitter, Warganet: Itu Siapa Sih, Pusing Mikirnya
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
-
Aset 1,5 Hektare Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat Digeledah KPK
-
Lewat Program BRI Sahabat Disabilitas 2026 di Makassar, BRI Peduli Berikan Pelatihan dan Pemagangan